Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan, Pemkot Tangsel Raih WTP 6 Kali

Eksklusif BPKAD TAngsel for indolinear.com
Selasa, 16 Oktober 2018

Indolinear.com Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Banten berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Pemberian penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kakanwil Perbendaharaan Keuangan Provinsi Banten kepada Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, bertempat di Hotel Le Dian, Serang, pada Selasa 16 Oktober 2018.

“Atas pencapaian ini, sudah sepatutnya kita mengucapkan Alhamdulillah. Pada hakikatnya ini merupakan hasil kerja keras semua pihak. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari semuanya,” ungkap Walikota Tangsel, Airin Rachmy Diany.

Airin berharap, dengan diraihnya penghargaan ini, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat meningkatkan kinerjanya agar lebih baik lagi.

“Karena pelayanan kepada masyarakat terus berlanjut, sehingga kita harus terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat,” jelasnya.

Dengan penghargaan yang diraih, ini berarti ke enam kalinya Pemkot Tangsel menerima penghargaan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel, Warman Syanudin, menjelaskan, penghargaan ini merupakan penghargaan dari Menteri Keuangan yang diserahkan oleh Kanwil Perbendaharaan terkait dengan WTP anggaran 2017 se-Provinsi Banten. Dalam penghargaan ini tidak hanya Tangsel yang meraih namun ada kota dan kabupaten lain yang ada di Banten.

“Untuk Tangsel, ini merupakan penghargaan ke enam kalinya, penilaian yang dilakukan berdasarkan hasil audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Banten. Kita sudah menyelesaikan yang harus diselesaikan berdasarkan catatan BPK, ini sudah dilakukan, dan penghargaan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari Menteri Keuangan dari hasil audit keuangan pemerintah daerah,” katanya.

Penghargaan WTP yang diraih ini dari tahun 2010, 2011, 2012, untuk di 2013 dan 2014 mendapatkan WDP, di 2015 hingga 2017 ini meraih WTP kembali.

“Berarti ini tahun ketiga berturut-turut raih WTP,” katanya.

Warman menjelaskan, dengan diraihnya WTP ini diharapkan semua pihak bisa meningkatkan kinerja keuangannya. Apalagi sekarang ini semua berbasis aplikasi, semua pelaporan keuangan berbasis aktual, yang harus bersinergis antara perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan serta pertanggungjawabannya.

“Kedepan dengan sinergis aktual ini akan mendapatkan outcome yang berdampak pada peningkatan layanan masyarakat,” harapnya.(Adv)

%d blogger menyukai ini: