Terendam 16 Jam di Air, Kaki si Cewek Berubah Menjadi Mengerikan

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 11 Juli 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kita semua tahu bahwa setelah setengah jam atau lebih mencelupkan anggota badan ke bak mandi berisi air, kulit akan mengalami keriput.

Nah, sekarang coba bayangkan apa yang akan terjadi pada anggota badan kita setelah terendam dalam air selama 16 jam?

Itulah yang dialami seorang kreator TikTok @msdanalee, yang membagikan efek mengerikan akibat merendam kakinya selama berjam-jam, dilansir dari dream.co.id (09/07/2021).

Terendam 16 Jam di Air, Kaki Wanita Ini Keriput dan Berubah Abu-abu

Dalam video yang sudah ditonton lebih dari 600.000 kali itu, kakinya terlihat berubah warna jadi ‘abu-abu’ dan tampak berkerak mengerikan.

” Inilah yang terjadi jika merendam kaki selama 16 jam secara tidak sengaja,” tulis Dana di dalam video.

Dana juga mengaku kebingungan karena tidak tahu bagaimana mengembalikan kakinya ke kondisi normal.

” Bagaimana cara mengembalikan kaki saya kembali normal secara cepat?,” imbuhnya.

Diduga Mabuk dan Ketiduran di Bak Mandi Berjam-jam

Dana diduga mabuk dan ketiduran berjam-jam ketika berendam hingga kakinya berakhir tampak mengerikan seperti dalam video.

Tampak dalam video, kedua kaki Dana tampak sangat keriput. Bentuknya mirip tanah tandus yang mengalami kekeringan di musim kemarau.

Sementara itu, netizen yang melihat mengaku merasa ngeri dan tidak tahan melihat penampakan kaki Dana tersebut.

Dikenal dengan Istilah Vasokonstriksi

Sebagian ada juga yang mengira penampakan kaki Dana yang keriput parah itu cuma editan.

Sedangkan yang lainnya malah fokus pada bagaimana Dana bisa ketiduran hingga belasan jam di bak mandi.

Terlepas dari berbagai komentar netizen, kondisi kulit keriput setelah terendam air dalam waktu tertentu disebut dengan vasokonstriksi.

Akibat Pembuluh Darah Menyusut

Proses ini terjadi ketika kita berendam dalam air, tubuh mengirimkan sinyal melalui saraf ke otak yang kemudian memberi tahu pembuluh darah untuk menyusut.

Hilangnya volume darah akibat penyusutan ini membuat pembuluh arteri, pembuluh vena, dan pembuluh kapiler menjadi terlihat lebih kecil dan kurus.

Inilah yang pada akhirnya membuat kulit di atasnya terlihat keriput dan seperti pecah-pecah mirip tanah tandus di musim kemarau. (Uli)