Terapkan Jarak Fisik, Transaksi Makai LinkAja Naik 19,5 Persen

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Minggu, 21 Juni 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – LinkAja mencatat terjadi peningkatan transaksi di ekosistem lokal sebesar 19,5 persen pada bulan April hingga Mei 2020. Peningkatan terbesar terjadi pada pasar tradisional yang mengalami kenaikan transaksi sebesar 64 persen, diikuti dengan modern retail sebesar 12,8 persen.

Menurut Haryati Lawidjaja, Direktur Utama LinkAja, peningkatan transaksi di tengah pandemi Covid-19 ini terjadi karena adanya perubahan perilaku masyarakat yang lebih memilih bertransaksi secara digital dibandingkan tunai karena dirasakan lebih aman.

“Kebijakan pemerintah dalam menerapkan jarak sosial dan fisik tentu juga berimbas pada perubahan preferensi tata cara transaksi masyarakat. Tak hanya bagi konsumen, transaksi digital memang sangat penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat bertahan di tengah tekanan akibat pandemi Covid-19,” jelas dia, dilansir dari Merdeka.com (20/06/2020).

Di samping itu, lanjut dia, pihaknya pun turut menerapkan biaya 0 persen untuk transaksi pemrosesan QRIS bagi pedagang kategori usaha mikro yang diperpanjang sampai dengan 30 September 2020.

Hal itu sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia yang menerapkan adanya relaksasi bagi para pelaku ekonomi sebagai dampak penyebaran Covid-19, dimana penggunaan non tunai melalui uang elektronik, mobile banking, internet banking dan QRIS, mendukung program WFH dan social distancing melalui perpanjangan masa berlakunya MDR QRIS, khusus usaha mikro.

Jumlah Merchant

Hingga akhir Mei 2020, LinkAja telah bekerja sama dengan lebih dari 208.830 merchant lokal dan telah mendigitalisasi 451 pasar di Indonesia.

Lebih dari itu, guna semakin mendorong adopsi penggunaan uang elektronik di ekosistem lokal, LinkAja menyediakan program cashback sebesar 20 persen bagi seluruh pengguna Full Service untuk pembelanjaan di pasar tradisional serta cashback 10 persen untuk transaksi di modern retail dan merchant lokal. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: