Telkomsel Mengembangkan Teknologi 4,9G demi Kualitas Layanan Data Terbaik

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 16 Mei 2019

Indolinear.com, Jakarta – Operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, akan mengembangkan kapabilitas teknologi 4G yang dimilikinya untuk mengoptimalkan kualitas layanan datanya.

Bob Apriawan, Direktur Network Telkomsel, menjelaskan pengembangan kapabilitas teknologi 4G itu dilakukan dengan memaksimalkan teknologi LTE Advanced dan Advanced Pro.

Perlu diketahui, teknologi 4G mempunyai tiga generasi, yakni LTE yang banyak dikenal dengan sebutan 4G, LTE Advanced yang disebut 4,5G, dan LTE Advanced Pro atau dikenal juga dengan 4,9G.

“Kami coba memaksimalkan kapabilitas yang ada di LTE Advanced dan LTE Advanced Pro guna memastikan layanan yang terbaik bagi pelanggan,” ujar Bob dalam keterangan resminya, dilansir dari Merdeka.com (15/05/2019).

Saat ini layanan 4G LTE Telkomsel melayani 93 persen populasi di Indonesia. Pada tahun ini akan membangun lagi sedikitnya 22 ribu BTS 4G-LTE sehingga pada akhir tahun bisa melayani 95 persen populasi.

Menurutnya, LTE Advanced Pro 4,9G yang diterapkan Telkomsel menggunakan teknologi massive MIMO yang mampu memberikan kapasitas lebih besar pengguna lebih banyak dan customer experience yang lebih konsisten. Teknologi ini juga digunakan pada gelaran Asian Games 2018 dan IMF-World Bank Annual Summit di Bali pada tahun lalu. Selain itu, beberapa kota besar, seperti Jabotabek, Batam, Banjarmasin, dan Surabaya sudah menerapkan teknologi ini.

Teknologi lainnya adalah Licensed Assisted Access (LAA), yang merupakan carrier agregasi (penggabungan kanal) antara LTE di kanal 1,8Ghz dengan Wi-Fi dikanal 5Ghz. Penggabungan ini mampu menghasilkan kecepatan downlink hingga 800 Mbps. Dengan teknologi ini, tidak akan ada lagi area blankspot.

Penerapan teknologi ini juga ditunjang dengan jumlah spektrum yang dimiliki Telkomsel besar, yakni 52,5Mhz FDD dan 30Mhz TDD. Anak usaha Telkom ini menjadi operator yang memiliki kombinasi low band dan mid band yang paling ideal.

Di low band, Telkomsel memiliki 15Mhz di kanal 900Mhz, yang mana spektrum low band ini dipergunakan untuk memperluas coverage LTE dengan cara yang paling efisien. Dengan kapasitas spektrum yang contigous pascarefarming ini bisa mendapatkan throughput dua kali lipat lebih besar sehingga mampu memberikan customer experience yang lebih konsisten.

Sementara di mid band, Telkomsel memiliki spektrum di kanal 1,8Ghz dan 2,3Ghz yang digunakan untuk memberikan kapasitas yang lebih besar dengan menggunakan teknologi LTE Advanced dan LTE Advanced Pro. (Uli)