Teknologi Drone Membantu Dalam Membuat Analisis Dampak Bencana

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 13 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Teknologi drone atau pesawat tanpa awak sangat membantu dalam membuat analisis dampak bencana.

Analisis dapat dengan cepat dan mudah setelah foto atau video udara dihasilkan dari lokasi bencana untuk membantu pengambil kebijakan melakukan sebuah keputusan cepat.

Fotografer Senior Arbain Rambey mengatakan bahwa dalam pemanfaatan drone, operator harus dapat memanfaatkan kemampuan terbangnya tanpa melanggar peraturan.

“Mengambil gambar dengan drone saat banyak orang di bawah tidak boleh menurut peraturan internasional karena berpotensi membahayakan mereka,” katanya dalam diskusi virtual di Forum Komunikasi Data Kebencanaan yang dilansir dari Tribunnews.com (12/10/2020).

Arbain mengatakan pengetahuan dan pemahaman aturan yang berlaku harus dimiliki setiap operator drone untuk pemanfaatan drone dalam kebencanaan menjadi optimal.

Menurutnya pemahaman aturan dalam menggunakan drone sangat penting karena berkaitan dengan keamanan publik.

“Tipsnya memotret kisaran 20 meter ke bawah, dan pada pagi/sore hari agar terlihat warna dan estetika yang bagus serta menghindari memotret pada siang hari,” ujarnya.

“Kecuali saat memotret bencana, karena yang dibutuhkan informasi yang terjadi saat itu dan dapat dilakukan kapanpun, ” lanjut Arbain.

Pada kesempatan tersebut, Arbain juga menyampaikan mengenai logika dasar terkait dengan perekaman dan pemotretan agar gambar dapat dimengerti

Seperti titik yang menjadi fokus pemotretan, arah pengambilan gambar, kemiringan kamera, ketinggian dan menghitung jarak antar titik pemotretan dengan jelas.

“Jangan pelit untuk memotret. Ambillah gambar sebanyak yang dapat diambil,” ungkapnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: