Tanda Yang Ditunjukkan Oleh Tubuh Ketika Terlalu Banyak Kandungan Garam

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Minggu, 21 Februari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Garam merupakan salah satu bumbu dapur yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita. Tambahan rasa asin dari garam membuatnya biasa ditabur pada beragam makanan.

Garam dalam jumlah tepat bisa sangat bermanfaat pada tubuh. Namun ketika mengonsumsi garam dalam jumlah terlalu banyak, yang muncul justru masalah.

Kandungan sodium dalam garam merupakan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan elektrolit dari garam sangat penting untuk mempertahankan keseimbangan cairan, membawa impuls saraf, serta mendukung kontraksi otot secara tepat.

Konsumsi garam dalam jumlah yang tepat merupakan sebuah hal penting yang harus kita lakukan. Oleh karena itu, mengetahui tanda-tanda ketika konsumsinya sudah berlebihan jadi hal yang penting dilakukan.

Ketika mengonsumsi terlalu banyak garam, terdapat sejumlah tanda-tanda yang bakal muncul pada tubuh. Dilansir dari Merdeka.com (19/02/2021), berikut sejumlah tanda yang bakal ditunjukkan tubuh ketika mengonsumsi terlalu banyak garam.

  1. Rasa Haus Terus-Menerus

Bukan hal yang mengejutkan jika konsumsi makanan asis menyebabkan kita haus terus-menerus. Hal ini terjadi ketika konsentrasi darah mulai naik akibat sodium sehingga otak dan ginjal harus bekerja untuk menyeimbangkannya.

Hal ini menyebabkan hormon antidiuretik menjadi aktif sehingga tubuh menyimpan cairan yang membantu mengencerkan sodium. Hal ini kemudian menjadi penyebab munculnya rasa haus ini.

Untuk mencegah erjadinya dehidrasi akibat hal ini, kamu mungkin mulai mengalami sejumlah gejala fisik seperti kulit dan bibir kering. Hal ini dilakukan oleh tubuh agar kamu segera minum dan merehidrasi sel.

  1. Perut Kembung

Konsumsi makanan tinggi garam bisa menyebabkan sekujur tubuh membengkak. Hal ini juga bisa dialami pada bagian perut yang menjadi kembung.

“Semakin banyak sodium yang kamu konsumsi, semakin banyak air yang akan kamu simpan,” terang Kate Patton, RD, pakar diet terdaftar di Cleveland Clinic’s Center for Human Nutrition.

Ketika kondisi perut kembung, kamu mungkin tidak ingin mengonsumsi air, walau hal ini seharusnya kamu lakukan. Konsumsi cukup air bisa membilas segala sesuatu di dalam tubuhmu termasuk sodium berlebih keluar. Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah berjalan setelah makan atau konsumsi teh dengan lemon.

  1. Makanan Jadi Terasa Hambar

Kebanyakan konsumsi makanan tinggi garam terutama berupa junk food dan makanan olahan bisa mengubah indera perasa kita. Hal ini tentu tidak ideal dan bisa berdampak luar biasa pada diri kita.

“Paparan makanan gorengan, bersaus, atau terlalu asin bisa menyebabkan indera perasa jadi terbiasa dengan tingkat asin tertentu.”

Hal ini selanjutnya berdampak pada makanan lain yang kamu makan. Pada makanan rumahan yang biasa kamu konsumsi, kamu bakal merasa makanan tersebut lebih hambar dibanding biasanya.

  1. Tekanan Darah Meningkat

Garam bukanlah satu-stunya hal yang bisa memengaruhi tekanan darah. Walau begitu, faktor makanan tinggi sodium ini bisa memiliki peran yang sangat besar dan penting.

“Asupan sodium berlebih meningkatkan volume retensi yang merupakan faktor penting pada tekanan darah tinggi atau hipertensi,” terang Luke Laffin, MD, dari Cleveland Clinic.

Cairan berlebih dalam tubuh tubuh bisa menekan pembuluh darah. Hal ini bisa memicu terjadinya masalah kesehatan lain lebih lanjut yang mungkin kamu alami. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: