Tahun 2021 Frekuensi Penggunaan ShopeePay Disebut Meningkat Dua Kali Lipat

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Sabtu, 22 Januari 2022

Indolinear.com, Jakarta – Bank Indonesia mencatatkan kenaikan penggunaan elektronik pada November 2021. Dilaporkan Bank Indonesia, nilai transaksi uang elektronik ini tembus Rp 31,3 triliun dan nilai transaksi digital banking mencapai Rp 3.877,3 triliun.

Menariknya juga, ada kenaikan untuk sistem pembayaran yang menggunakan QRIS. Berdasarkan catatan BI, sepanjang tahun 2021, terjadi 316 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp 23 triliun.

Data-data tersebut, tercermin juga pada penggunaan ShopeePay selama 2021. Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay mengatakan, frekuensi penggunaan ShopeePay sepanjang 2021 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Frekuensi pengguna memakai ShopeePay pada 2021 itu lebih sering. Data internal kami memperlihatkan perilaku penggunaannya itu bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun lalu,” kata perempuan yang karib disapa Lala ini kepada awak media, dilansir dari Merdeka.com (21/01/2022).

Peningkatan ini menandakan bahwa uang digital lebih banyak dipilih karena kemudahan dan kenyamanannya. Terlebih disituasi yang masih pandemi, contactless menjadi prioritas bagi pengguna.

“Ini justru menaikkan penggunaan,” kata dia.

Meski frekuensi penggunaan diklaim mencapai dua kali lipat, pihaknya masih enggan untuk membeberkan adanya peningkatan pada jumlah pengguna baru.

Sejauh ini, menurutnya, ShopeePay terus berupaya memperluas jangkauan dan merchant ke depannya. Salah satunya bekerja sama dengan industri transportasi seperti BlueBird dan Damri.

“Harapannya bisa menambah pengguna ShopeePay di tahun 2022 nantinya,” ungkapnya. (Uli)