Syarat Dan Ketentuan Penerima Subsidi Sekolah SMP Swasta Di Kota Bekasi

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 11 Juli 2022

Indolinear.com, Bekasi – Pemkot Bekasi melalui Dinas Pendidikan Kota Bekasi mempersiapkan anggaran sebesar Rp15 miliar bagi siswa kelas 6 SD yang tidak mampu agar bisa bersekolah di SMP swasta di Kota Bekasi tahun 2023 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan syarat utama bagi penerima manfaat adalah memiliki KTP Kota Bekasi.

“Program pemberian subsidi ini diperuntukkan bagi warga Kota Bekasi yang punya KTP Bekasi. SMP swasta-nya juga harus ada di wilayah Kota Bekasi,” ungkap Inayatullah saat dikonfirmasi, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (10/07/2022).

Selain itu, orang tua murid yang berhak menerima program tersebut yakni mereka yang telah terdaftar di dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), atau memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan atau Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam setahun, pihaknya menargetkan sebanyak 3.500 orang siswa yang berhak menerima program bantuan dari Pemkot Bekasi itu.

“Jumlah SMP swasta yang terdaftar di kami ada 243 sekolah, tapi yang MoU hanya 165 SMP swasta. Jadi enggak usah khawatir, tinggal sekolah swasta karena sama saja,” ucapnya.

Ketentuan lainnya adalah SMP swasta yang menjadi tujuan siswa adalah sekolah yang biaya pendidikannya berada di bawah kisaran Rp250 ribu per bulan.

Inayatullah menambahkan, akan tetap mengupayakan apabila seorang siswa ingin bersekolah di SMP yang iuran per bulannya di atas Rp500 ribu per bulan.

“Ada beberapa sekolah swasta seperti yang Al-Azhar misalnya. Kan bayarannya di atas 500 ribu. Kalau ada yang mau masuk sana, kami bantu agar memberikan CSR, sifatnya subsidi silang dari siswa yang mampu. Kalau yang kami subsidi itu SMP swasta yang bayaran bulanannya di bawah 250 ribu,” kata Inayatullah.

Program tersebut hanya berlaku untuk jenjang pendidikan SMP saja dan akan berlanjut hingga penerima manfaat selesai mengenyam bangku SMP tanpa dipungut biaya lainnya.

“Sejauh ini program hanya untuk SMP swasta saja. Bukan untuk SD, karena SD Negeri kami masih bisa menampung jumlah angkatan. Sedangkan SMA bukan kewenangan kami. Bayarannya gratis, uang pangkal dan uang bulanannya. Nantinya akan dikasih subsidi dibantu dengan Pemkot Bekasi sampai anak tersebut lulus SMP,” ujarnya. (Uli)

loading...