Syarat Baru Pembuatan SIM Mewajibkan Lolos Tes Psikologi

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Kamis, 28 Mei 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sahabat Dream yang ingin mengajukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru atau perpanjangan akan menghadapi tes baru. SIM hanya diberikan jika pelamar dinyatakan lolos tes psikologi.

Aturan tertantang persyaratan baru ini ternyata sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 200 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Di pasal 81 ayat (1) tertulis bahwa salah satu syarat untuk mendapatkan SIM adalah memenuhi syarat kesehatan.

Jika selama ini syarat kesehatan hanya meliputi surat keterangan jasmani dari dokter serta rohani, peserta juga harus lolos tes psikologi, dilansir dari Dream.co.id (26/05/2020).

Penerapan tes baru itu ternyata bukan isapan jempol belaka. Polres Sukoharjo, Jawa Tengah direncanakan akan menerapkan tes psikologis untuk menentukan berhak tidaknya SIM dikeluarkan. Ujian ini akan berlangsung pada 24 Februari 2020.

Polres Sukoharjo mengikuti jejak Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat yang telah lebih dulu menerapkannya.

Dikutip dari akun Instagram @satpas_sukoharjo, Kamis 13 Februari 2020, tes psikologi ini berlaku bagi pemohon SIM baru atau perpanjangan SIM.

“ Tertib berlalu lintas adalah budaya warga sukoharjo. Kami menginformasikan kepada masyarakat sukoharjo dan seluruh masyarakat Indonesia bahwa permohonan SIM BARU/PERPANJANGAN SEMUA GOLONGAN SIM . Mengikuti TES PSIKOLOGI,” tulis Polres Sukoharjo. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: