Sutradara Livi Zheng Ceritakan Kondisi Hollywood, Walk of Fame Sepi

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 29 Maret 2020

Indolinear.com, Hollywood – Sutradara Indonesia Livi Zheng yang tinggal di Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat berbagi cerita suasana lockdown di sana.

Melalui sebuah vlog, Livi bercerita kawasan Hollywood yang biasanya ramai pengunjung kini seketika sepi.

Tepatnya di Walk of Fame, dimana tempat nama-nama tokoh Hollywood dipajang di sana.

“Saya sekarang ada di Walk of Fame Hollywood, di sini biasanya dipenuhi turis-turis dari seluruh penjuru dunia, tetapi semenjak pandemi corona menjadi sangat sepi,” kata Livi melansir dari Tribunnews.com (28/03/2020).

Lengangnya salah satu pusat keramaian Amerika ini tidak lepas dari kebijakan Presiden Donald Trump.

Belakangan Trump memutuskan mengunci atau lockdown beberapa kota besar di Amerika Serikat untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

“Di Amerika sekitar dua mingu lalu perusahaan-perusahaan besar di sini seperti Google menyarankan pegawainya untuk kerja dari rumah.”

Kebijakan ini juga didukung oleh otoritas daerah California dan Los Angeles yang membatasi aktivitas para warganya.

Sejumlah aktivitas yang diizinkan antara lain mencari bantuan medis atau ke rumah sakit, ke apotek dan belanja kebutuhan rumah tangga.

“Jumat kemarin Gubernur California dan Los Angeles mengharuskan warga California untuk tidak meninggalkan rumah.”

Pada vlog tersebut, terlihat hanya satu dua orang yang sedang berjalan di tengah sepinya pusat kota.

Sutradara ini juga bercerita tentang kegiatannya selama lockdown.

“Rumah saya di Los Angeles saya jadikan studio, jadi semenjak Gubernur California dan Wali kota Los Angeles tidak memperbolehkan warga setempat keluar rumah saya mengajak beberapa kru untuk tinggal di studio.”

Menurut Livi, dirinya masih melakukan kegiatan dan pekerjaannya dengan lancar.

Kendati demikian dia harus menunda kegiatan syuting di luar ruangan.

“Lalu kami juga sedang mengedit beberapa layar lebar dan beberapa iklan.”

“Daerah studio kami yang biasanya ramai menjadi sepi, Los Angeles juga sepi,” ungkap Livi.

Amerika Serikat saat ini tengah menghadapi situasi yang sulit akibat pandemi virus corona.

Bahkan kini pada Jumat (27/3/2020) Amerika mencatat 85.604 kasus Covid-19.

Menurut catatan The Base Lab, angka ini sudah melampaui jumlah China dan Italia.

Sehingga kini negeri paman sam mengantongi kasus corona terbanyak di dunia.

Sementara itu jumlah kematiannya sebanyak 1301 dengan besar pasien sembuh 1868 orang. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

INDOLINEAR.TV