Susah Sinyal, Mahasiswi Ini Terpaksa Kuliah Online Di Atap Rumahnya

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 29 Juni 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, India – Selama berjam-jam Namitha Narayanan duduk di atap rumahnya untuk mengikuti kelas online.

Padatnya materi perkuliahan, ia bahkan hampir tidak sadar bahwa orang-orang memperhatikannya dengan rasa ingin tahu.

Ia biasa menggunakan payung saat berada di atap rumah, selain untuk mengurangi panasnya terik matahari, juga untuk melindunginya dari hujan.

Namitha mendapati atap rumahnya di Areekkal, dekat Kottakkal, satu-satunya tempat yang mendapat kekuatan sinyal internet cukup baik.

“Kami mencoba semua tempat di rumah saya, termasuk beranda dan atap, dan akhirnya saya mendapatkan kekuatan sinyal yang cukup bagus di bagian atas rumah dua lantai kami,” kata dia.

Telah coba berbagai provider

Melansir dari Tribunnews.com (28/06/2020), Namitha Narayanan adalah seorang mahasiswa jurusan Bahasa Inggris dari KMCT Arts and Science College, Kuttippuram.

Untuk menunjang perkualiahan onlinenya, mahasiswa semester lima ini mengaku telah mencoba berbagai provider jaringan seluler.

Namun, tidak ada yang memiliki sinyal kuat di rumahnya, hal ini membuatnya kesulitan untuk menghadiri sesi online perkuliahan.

Ayahnya, K.C. Narayanan Kutty, seorang karyawan di Kottakkal Arya Vaidya Sala, dan ibunya, M. Jeeja, seorang guru di Sekolah GMLP, Malappuram, memberikan dukungan ketika Namitha menghadiri kelas online dari atap rumah.

Mereka tidak keberatan ketika Namitha tidak sengaja memecahkan beberapa genting. Mereka juga menyiapkan tangga besi untuk memudahkannya memanjat atap dari teras lantai pertama.

“Hujan bukan masalah, tapi guntur dan kilat membuat saya khawatir. Seperti saya, ada banyak siswa tanpa konektivitas yang baik.

Beberapa dari mereka mencoba berbagai alternatif,” kata Namitha.

Kakak perempuannya, Nayana, yang merupakan siswa tahun keempat BAMS di Vaidyaratnam P. Varier Ayurveda College, Kottakkal, juga menghadapi masalah serupa.

“Saya juga harus menemukan lokasi yang tepat untuk mendapat konektivitas yang baik,” kata dia.

Ayah Namitha mengatakan bahwa mereka telah menghubungi beberapa operator data untuk mendukung studi anak-anaknya.

Tetapi kurangnya ketersediaan kabel data membuat mereka kesulitan mendapat layanan data yang lebih baik.

Menjadi viral

Namitha menyebut bahwa sebenarnya ini bukanlah kali pertama dia naik ke atap rumah.

Meskipun ia mengakui bahwa ini merupakan yang pertama baginya untuk mengikuti perkuliahan dari atap rumahnya.

“Kakak perempuanku, Nayana, memotretku saat sedang berada di atap dan menjadikannya status WhatsApp. Foto ini kemudian viral dan bahkan masuk berita,” kata Namitha.

Setelah foto itu viral, beberapa penyedia layanan menawarkan bantuan dan konektivitas berkecepatan tinggi.

Kini Namitha mendapat bantuan internet berkecepatan tinggi gratis selama tiga bulan.

Para teknisi juga memastikan bahwa ponsel yang digunakan Namitha untuk perkuliahan bisa menerima sinyal dengan baik. (Uli)

Pembelajaran di sekolah dilakukan secara online selama masa pandemi. Oleh sebab itu Partai Gerindra mengusulkan untuk diadakannya subsidi kuota internet untuk pelajar. Berikut ceritanya.

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: