Sulsel Sediakan 2.000 Ha Lahan Yang Diperuntukkan Bagi Transmigran

aktualcom/indolinear.com
Senin, 20 November 2017
loading...

Indolinear.com, Sulawesi Selatan – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi berencana untuk menyiapkan lahan seluas 2.000 ha di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Lahan ini diperuntukan bagi para transmigran. Progam transmigrasi diklaim sebagai salah satu solusi pengentasan kemiskinan yang umumnya terjadi di kawasan padat penduduk.

Menurut Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui program transmigrasi. Melalui program transmigrasi warga kurang mampu kini memiliki harapan dan kesempatan baru untuk bisa lepas dari jerat kemiskinan mereka.

Kawasan transmigrasi di Soppeng, kata Eko, bakal menampung para transmigran dari sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan wilayah lainnya maupun dari masyarakat lokal. Pemerintah, lanjut Eko akan menyediakan lahan, fasilitas perumahan, hingga fasilitas sosial.

“Kami berharap agar para transmigran mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan taraf hidup mereka dengan bekerja keras dan tidak mudah putus asa,” ujar Eko kepada Media dalam keterangan resmi.

Kemendesa kata Eko kini tengah giat mendorong pengembangan produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) di berbagai kawasan transmigran di Indonesia. Hal yang sama akan dilakukan di kawasan transmigrasi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

“Nanti kami berkolaborasi dengan lintas kementerian atau lembaga, salah satunya dengan Kementerian Pertanian untuk menyediakan pupuk dan bibit bagi kelompok tani di kawasan transmigrasi yang mau mengembangkan prukades,” jelas Eko.

Kini kata dia pemerintah terus berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan melalui berbagai program pembangunan. Upaya tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh lintas kementerian, lembaga negara, BUMN maupun swasta. Menurutnya berdasarkan arahan Presiden Jokowi Kementerian dan Lembaga harus keroyok bareng-bareng bantu pembangunan di desa-desa.

“Tiga tahun ini total Rp120 triliun dana desa sudah dikucurkan. Untuk Kabupaten Soppeng saya dapat bocorannya dari Bapak Bupati, dana desa mencapai Rp2 miliar, ini ada perhatian khusus,” tukas Eko. (Gie)