Suharto, Pensiunan Guru Ini Bisa Beli Harley Davidson

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Senin, 4 Oktober 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kerja keras Suharto menjadi petani cabai membuahkan hasil. Dia kini bisa memboyong sepeda motor idamannya, Harley Davidson.

Dikutip dari Dream.co.id (02/10/2021), pria 65 tahun ini merupakan pensiunan guru SD. Usai pensiun, Suharto beralih menjadi petani cabai.

Profesi ini dilakoninya karena pendapatan sebagai guru tidak mencukupi kebutuhan keluarga. Alhasil, pria yang mengajar sejak 1977 sampai 2017 tersebut memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan.

“ Awal jadi guru itu memang gaji saya relatif kecil. Jadi, sesudah berkeluarga, saya rasakan gaji itu untuk mencukupi kebutuhan keluarga itu enggak mencukupi,” kata Suharto dalam Youtube CapCapung.

Kepincut dengan Pertanian

Dorongan ini melahirkan niat Suharto untuk terjun di bisnis pertanian. Dia menekuni bidang ini dengan sistem tumpang sari, seperti cabai, jagung manis, sampai ketela.

Waktu itu, harga jual sayuran membuatnya semakin tergiur dengan pertanian.

Pria Magelang Bikin Heboh, Nikah Sama Rice Cooker, Viral Sampai India

“ Dengan alasan itu, kami memberanikan diri bertani yang mana pertama saya tanam itu cabai karena agak menjanjikan dan tidak berpenyakit waktu itu,” kata dia.

Bisa Beli Harley

Keuntungannya yang berlipat menjadi bonus bagi Suharto. Pekerjaannya sebagai petani cabai membuat orang asal Magelang, Jawa Tengah, itu berhasil membeli motor gede itu.

“ Bertani pun bisa (meraih) mimpi-mimpi yang belum tercapai. Seperti punya mobil yang agak keren atau Harley ternyata bisa untuk memenuhi itu semua dari hasil pertanian,” kata dia.

Suharto menyebut Harley Davidson adalah motor idamannya ketika masih muda. “ Memang sejak dulu itu melihat orang naik Harley itu, kok, kelihatannya nyaman. Panen agak banyak, harga lumayan, saya belikan Harley,” kata dia.

Pria ini mengaku tak ada masalah saat memutuskan untuk menjadi seorang petani, terlebih soal sistem pemasaran. Apalagi, sekarang semakin banyak metode pemasaran yang ampuh sehingga membuat para petani mendapatkan untung berlipat. (Uli)