Sudah 2 Minggu Meninggal karena Covid, Nenek Pulang Ke Rumah

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Selasa, 20 Juli 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kejadian menghebohkan menimpa sebuah keluarga di India yang sedang berduka. Mereka menangisi kematian seorang wanita yang dinyatakan meninggal setelah tertular Covid-19.

Di tengah keluarga yang sedang berduka itu, tiba-tiba wanita yang ditangisi tersebut pulang ke rumah dalam kondisi bugar dua minggu setelah dikremasi.

Keluarga Muktyala Girijamma berduka pada 15 Mei lalu ketika mendapat kabar wanita tersebut meninggal dunia karena virus corona, dilansir dari Dream.co.id (18/07/2021)

Heboh Dikabarkan Meninggal Karena Covid, Nenek Ini Pulang ke Rumah Segar Bugar

Disebabkan prosedur kesehatan Covid-19 yang ketat, keluarga hanya dapat menatap jasad Muktyala yang terbungkus plastik dengan rapat hingga proses kremasi dilakukan.

Keponakannya, Nagu, mengatakan sebelumnya keluarga mengunjungi Muktyala di Rumah Sakit Umum Pemerintah Vijayawada. Namun mereka diberitahu bahwa wanita tersebut telah meninggal.

” Dokter yang berjaga pada hari itu salah memberi tahu paman saya bahwa bibi telah meninggal karena Covid. Padahal bibi telah dipindahkan ke bangsal lain,” kata Nagu.

“Kami Tak Tahu Siapa yang Kami Kremasi Itu”

Percaya dengan penjelasan dokter jaga itu, keluarga Muktyala langsung menuju ke kamar mayat untuk mengambil jenazah wanita itu.

Dengan perasaan sedih yang mendalam, keluarga Muktyala membawa jenazah terbungkus plastik tersebut ke rumah dan melakukan kremasi.

” Kami tidak sadar telah membawa jenazah wanita lain. Karena kami tidak dapat memeriksanya sebab sudah terbungkus plastik. Sekarang kami tidak tahu siapa wanita yang kami kremasi itu,” ujar Nagu.

Menolak Diberi Ongkos, Pilih Jalan Kaki

Muktyala pulang ke Desa Christianpet yang berada di Jaggaiahpet Mandal di Distrik Krishna pada hari Rabu, 2 Juni.

Dia sampai tepat sebelum anggota keluarga melakukan Shraddha – upacara perpisahan terakhir untuk kerabat yang telah meninggal.

Sementara itu, Muktyala mengatakan rumah sakit sempat menawarkan uang 3.000 rupee (sekitar Rp558 ribu) untuk ongkos pulang. Namun dia memilih untuk berjalan kaki.

Putranya Justru Meninggal Karena Covid

Lucunya, kata-kata pertama kepada kerabat yang tercengang ketika dia sampai di rumah adalah ‘Kok tidak ada yang datang menjemput saya?’.

Sayangnya, kebahagiaan keluarga Muktyala tidak berlangsung lama. Putranya yang berusia 36 tahun justru menghembuskan napas terakhir akibat tertular Covid-19.

Putra Muktyala yang bernama Ramesh masuk rumah sakit di hari yang sama dengan dirinya, meninggal karena tertular Covid-19 pada 23 Mei lalu. (Uli)