Sosok Salma El Mutafaqqiha, Pembawa Baki Bendera Pusaka

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Selasa, 20 Agustus 2019

Indolinear.com, Jakarta – Sosok Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi ramai diperbincangkan di perayaan HUT RI ke-74 hari ini, Sabtu, 17 Agustus 2019. Wajahnya terkenal seluruh dunia saat Salma didaulat sebagai pembawa baki di Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2019.

Salma bertugas sebagai pembawa baki pada acara pengibaran bendera merah putih di upacara bendera di Istana. Sebagai anggota Tim Merah Paskibraka 2019, Salma mendapat kehormatan menerima bendera pusaka langsung dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk dikibarkan, dilansir dari Dream.co.id (18/08/2019).

Bendera pusaka itu selanjutnya diserahkan kepada tim pengibar dari Kelompok Merah yaitu masing-masing Rayhan Alfaro Ferdinan Siregar (Paskibraka Nasional 2019 DKI Jakarta), Rangga Wirabrata Mahardika (Jawa Barat), dan Rafi Ahmad Falah (Banten).Sosok Salma merupakan perwakilan dari Jawa Tengah yang berhasil lolos ke Istana sebagai petugas paskibraka. Salma berasal dari SMA Pradita Dirgantara, Boyolali, Jawa Tengah. Untuk lolos ke Istana, perjuangan Salma tidaklah mudah.

Gadis kelahiran Malang 16 Desember 2002 ini harus mengikuti berberapa seleksi sampai lolos di Jakarta. Selama di Jakarta Salma berlatih di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga milik Kementerian Pemuda dan Olahraga di Cibubur, Jakarta Timur.

Bersyukur Acara berjalan lancar

Salma sempat berlatih menjadi petugas pembawa baki lebih dari 10 kali. Kerja keras Salma pun membuahkan hasil, dia tampil menawan dan lincah saat membawa baki di upacara bendera.

Salma merupakan satu dari 68 anggota paskibraka yang datang dari 34 provinsi di Indonesia. Dia pun bersyukur bisa terpilih menjadi salah satu petugas pembawa baki.

” Alhamdullilah bisa menjalankan dengan lancar, Paskibraka 2019,” kata Salma di Istana Merdeka, Jakarta.

Anak pertama dari tiga bersaudara itu mengaku mendapat pesan khusus dari orangtuanya, yakni untuk selalu ingat pada Allah SWT.

” (Pesan orangtua) tetap berusaha ingat kepada Allah, kejar dulu akhiratnya, pasti dunia mengikuti,” ucapnya.

Ternyata dibalik kelincahannya menjadi petugas pembawa baki di Istana, Salma bercita-cita ingin menjadi seorang pilot di TNI Angkatan Udara.

” Aku mau jadi penerbang. Amin,” kata Pembawa Baki berhijab. (Uli)