Sosok Amou Haji, Dijuluki Manusia Terkotor Di Dunia

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 26 Januari 2021
loading...

Indolinear.com, Teheran – Pada zaman kuno, budaya mandi sudah mendarah daging.

Misalnya, mandi sangat populer selama periode Romawi dan memainkan peran penting dalam kemajuan budaya dan sosial.

Ini adalah salah satu kegiatan sehari-hari yang paling umum dalam budaya Romawi dan dipraktikkan dalam berbagai kelas sosial.

Menurut catatan, pada 354 M, 952 kamar mandi dengan ukuran berbeda dibangun di Roma.

Tapi Amou Haji adalah pengecualian, dia tinggal sendiri di desa Dejgah, Provinsi Fars, Iran Selatan dan tidak pernah mandi.

Dia juga menggunakan bahan baku kotoran hewan untuk merokok.

Bahkan menurutnya kebersihan justru akan memberinya penyakit, jadi dia menolak melakukan kontak denga air.

Bahkan dia mengaku jika mandi justru akan membuatnya menyesal.

Dikatakan bahwa dulunya dia pernah jatuh cinta dengan seorang wanita ketika masih muda, karena wanita itu menolaknya dia memilih hidup dalam isolasi.

Ya, sosok itu adalah warga lanjut usia (lansia) asal Iran, Amou Haji (87).

Dia tidak pernah mandi selama hampir 70 tahun.

Dilansir dari Tribunnews.com (25/01/2021), Amou Haji dijuluki sebagai “ manusia paling kotor sedunia” karena tidak pernah mandi selama 67 tahun.

Amou Haji sangat takut dengan air.

Bahkan, kalau sampai dia mandi atau menyentuh air, Amou Haji yakin bahwa dia akan jatuh sakit.

Saking lamanya tidak mandi, beberapa bagian dari kulitnya telah mengeras, tertutup debu, dan kotoran.

Makanan favoritnya adalah daging busuk dari hewan mati, terutama landak.

Selain itu, Amou Haji juga merupakan seorang perokok berat.

Kendati takut air, Amou Haji tetap membutuhkan air untuk diminum.

Dalam sehari, dia rata-rata meminum air sebanyak 5 liter.

Untuk menghangatkan diri dari dinginnya musim dingin, Amou Haji menggunakan helm tentara.

Tempat tinggalnya pun cukup mengenaskan.

Dia tinggal di sebuah lubang yang menyerupai kuburan di sebuah gurun.

Outlook India melaporkan, Amou Haji memutuskan untuk hidup terisolasi dari dunia luar karena pada masa mudanya dulu dia mengalami masalah emosional.

Dia percaya bahwa dengan hidup seadanya di bawah tanah, Amou Haji masih bisa berhubungan dengan realitas kehidupan.

Jika ingin memangkas rambutnya, Amou Haji memiliki caranya sendiri, yakni dengan membakar rambutnya di atas api.

Penduduk desa sebenarnya telah membuatkannya gubuk untuk Amou Haji.

Namun, dia menolak untuk meninggalinya dan tetap tinggal di sebuah lubang yang menjadi tempat tinggalnya saat ini.

Namun terlepas dari kisahnya yang mungkin menjijikkan dia pernah membuat sebuah pernyataan yang sangat menohok.

Dikatakan bahwa selama hidupnya dia tidak pernah menyakiti siapapun, setidaknya meskipun penampilannya kotor dia memiliki nurani yang bersih.

“Di dunia ini banyak orang mandi setiap hari, tapi tidak ada yang bisa membersihkan kotoran batin mereka,” katanya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: