Sok-sokan Pamer Atraksi Menelan Ular Berbisa, Lidah Digigit, Petani Semangka Maut

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Sabtu, 13 November 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Jangan pernah bermain-main dengan ular, terutama dari jenis yang berbisa. Bila tidak punya keahlian menakhlukkan ular, lebih baik tidak bermain-main dengan binatang melata itu, sebab bisa berakhir tragis.

Simaklah kisah petani 55 tahun asal Rusia berikut ini. Dia mengalami nasib nahas setelah memamerkan atraksi dengan ular berbisa di hadapan teman-temannya di ladang semangka di kawasan Astrakhan, Rusia.

Pria itu unjuk kebolehan dengan memasukkan ular ke dalam mulutnya sebanyak tiga kali. Upaya pertama dan ke dua tidak terjadi apa-apa. Namun pada percobaan ke tiga, pria itu memasukkan ular itu jauh ke dalam kerongkongannya.

Pada percobaan ke tiga itulah peristiwa nahas terjadi. Ular itu menggigit lidahnya. Ular viper ini memang berbisa, namun tidak cukup mematikan untuk manusia.

Setelah digigit ular, petani yang tak disebutkan identiasnya itu dirawat di rumah sakit. Lidah dan tenggorokannya membengkak. Lidahnya hampir tidak muat di mulutnya.

Napasnya juga terengah-engah Upaya dokter di rumah sakit distrik Kharabalinskiy gagal menyelamatkannya.

Aksi menelan ular adalah trik populer di kalangan penduduk setempat. Laman berita Punkt-A mengonfirmasi bahwa ular yang dipakai atraksi oleh petani itu adalah viper stepa yang ditemukan di antara batang semangka yang dipetik.

” Viper stepa beracun, tetapi hanya serangga yang benar-benar takut,” kata laporan itu.

Kesal dengan Tetangga Berisik, Wanita Penghuni Apartemen Sampai Buat 100 Laporan Polisi

” Bagi manusia, racunnya tidak berbahaya,” tambah laporan tersebut yang dilansir dari Dream.co.id (11/11/2021).

Laporan menyebut petani paruh baya itu meninggal karena reaksi alergi yang mirip dengan sengatan tawon, sehingga masyarakat setempat diimbau tidak melakukan atraksi menelan ular.

” Anda seharusnya tidak mencoba menelan ular atau melakukan eksperimen lain jika Anda tidak yakin bahwa aksi itu mungkin berakhir dengan cara yang tidak menguntungkan bagi Anda,” demikian laporan tersebut. (Uli)