Siap Bertarung Lagi, Adrian Mattheis Petakan Kekuatan Lawan ONE Championship

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Sabtu, 27 November 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Petarung seni bela diri campuran asal Indonesia, Adrian Mattheis, termotivasi untuk bisa kembali bertarung di Circle ONE Championship.

Adrian Mattheis mengaku siap kembali bertarung dan unjuk gigi di arena ONE Championship.

Sebelumnya, atlet berusia 28 tahun dari Jakarta itu belum pernah beraksi lagi sejak kekalahan terakhir pada 2019 dari rekan senegaranya, Stefer Rahardian.

Kini, Adrian bersiap untuk menghadapi pesaing teratas di divisi strawweight.

Adrian mencoba memetakan persaingan dan mengintip peluang melawan petarung kelas atas divisi strawweight.

“Akan menyenangkan jika saya bisa bertemu dengan Ryuto Sawada,” kata Adrian soal bintang Jepang, Ryuto Sawada, saat wawancara dengan ONE Championship, seperti dalam siaran pers yang diterima, dilansir dari Kompas.com (26/11/2021).

“Dia seorang grappler, sementara saya banyak menyerang. Saya menyukai pertukaran serangan. Saya akan membawanya untuk betarung dengan kaki,” ucap Adrian.

“Jika dia menjatuhkan saya, saya akan segera berdiri lagi. Yang bisa saya katakan adalah, saya akan menjatuhkannya (menang),” ujarnya.

Selain itu, Adrian pun menilai pertarungan yang bisa lebih sengit adalah melawan Bokang Masunyane dari Afrika Selatan, petarung peringkat 2 di divisi tersebut.

“Dia (Bokang) berbahaya di kaki dan di ground. Petarung yang lengkap. Jika menghadapinya, saya akan berusaha keras untuk mempersiapkan pertarungan ini,” kata Adrian.

“Saya harus meningkatkan keterampilan gulat saya karena dia juga pegulat yang baik. Dia pendek, tetapi berbahaya seperti saat dia mengalahkan Rene (Catalan) dengan KO,” tuturnya.

Adrian pun memberi tanggapan soal sang mantan Juara Dunia ONE Strawweight yang saat ini menduduki peringkat 4 divisi strawweight, Alex Silva, juga peringkat 3, Hiroba Minowa.

“(Hiroba) adalah grappler Jepang yang sangat licin dan lentur. Jika harus menghadapi petarung seperti dia, saya perlu latihan ekstra. Saya harus mengantisipasi kemampuan gulatnya,” ucap Adrian.

“Saya pikir dia, bersama dengan Bokang, akan mengancam takhta yang diduduki oleh Joshua Pacio pada masa depan,” kata Adrian.

“Pada saat yang sama, saya akan meningkatkan (permainan) saya. Saya akan terus berdiri karena jatuh ke ground bisa menjadi akhir bagi saya,” ucapnya.

Adrian menegaskan dia lebih dari siap untuk kembali mewakili Indonesia di dalam Circle.

Dia menginginkan pertarungan sebanyak yang dia bisa pada 2022 dan menantikan tahun yang lebih baik untuknya.

“Saya siap untuk memasuki Circle lagi, itu akan luar biasa,” kata Adrian.

“Saya harap saya bisa lebih aktif lagi tahun depan, tetapi saya hanya akan mengikuti rencana Tuhan. Saya akan terus berlatih dan mengasah kemampuan saya. Jadi, saya akan siap kapan pun ONE memanggil saya,” katanya.

“Saya telah meningkatkan keterampilan menyerang, kebugaran, daya tahan, dan segalanya yang dibutuhkan untuk menjadi lebih baik lagi,” tutur Adrian. (Uli)