Setjen DPR Memborong Empat Penghargaan Sekaligus Di PR Indonesia Award 2020

FOTO: goriau.com/indolinear.com
Kamis, 23 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Di tengah musibah wabah Corona, ada kabar baik dari Sekretariat Jenderal DPR RI. Kesekjenan yang dipimpin Indra Iskandar itu, kembali mendapatkan apresiasi dari ajang penghargaan PR Indonesia Award (PRIA) Tahun 2020 ini.

Pada ajang ini, Biro Pemberitaan Parlemen mendapatkan 3 penghargaan, yaitu Bronze Kategori Government PR, Bronze Kategori Sosial Media dan Best Presenter Lembaga yang diraih oleh salah satu pranata humas Setjen DPR RI, Leidena Sekar Negari.

Selain itu, lembaga DPR RI juga mendapatkan The Most Popular in Media Award Category Mainstream Media Monitoring. Atas dasar itu, Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Y.O.I Tahapari mengungkapkan, prestasi ini diharapkan mampu menjadi pemicu para pegawai di lingkungan Biro Pemberitaan Parlemen untuk dapat meraih prestasi di tahun selanjutnya.

“Semoga capaian kita pada PR Indonesia Award 2020 ini menjadi pemantik Biro Pemberitaan Parlemen untuk dapat lebih berprestasi lagi di tahun berikutnya,” tutur pria yang akrab disapa Hani itu, dilansir dari Goriau.com (22/04/2020).

Diketahui, PRIA ini merupakan ajang kompetisi kehumasan atau public relations (PR) se-Indonesia. Adapun lebih dari 100 korporasi dan organisasi, terdiri dari kementerian, lembaga, BUMN, anak usaha BUMN, BUMD, perusahaan daerah, perusahaan swasta, pemerintah provinsi/kota/kabupaten mengikuti kompetisi yang sudah diselenggarakan sejak 2016 ini.

Penyelenggaraan PRIA tahun ini terasa berbeda, karena berlangsung secara daring, mengingat pandemi Covid-19 yang kian meluas. Malam penganugerahan yang semula dijadwalkan di Semarang, 2 April 2020 secara langsung tidak dapat terlaksana. Hal ini mengingat situasi pandemi Covid-19 yang semakin meluas.

“Oleh karena itu, setelah berkoordinasi dengan tuan rumah Pemkot Semarang, kami memutuskan menyelenggarakan PRIA 2020 secara daring, melalui kanal Youtube PR Indonesia Magazine, Senin, 20 April 2020, pukul 16.00 WIB,” ujar Founder dan CEO PR Indonesia Asmono Wikan.

Pada tahun ini, sebanyak 543 entri masuk ke meja panitia. Jumlah ini meningkat ketimbang tahun lalu yang hanya 476 entri. Adapun penjurian sesi presentasi telah berlangsung 3 – 5 Maret 2020.

Sedangkan penjurian sesi nonpresentasi dilaksanakan dilaksanakan 23-25 Februari 2020. Kedua penjurian dilaksanakan di Jakarta dan melibatkan sekurangnya 13 orang juri, dari kalangan praktisi PR senior, jurnalis terkemuka, akademisi senior, hingga PR Gurus. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: