Sepuluh Makanan Yang Tak Boleh Dipanasi Berkali-Kali Saat Mengonsumsinya

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Minggu, 27 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ketika kamu sedang terlalu sibuk atau pada saat baru memasak dalam jumlah besar, makanan sisa semalam merupakan pilihan untuk dikonsumsi. Untuk membuatnya tahan lebih lama, makanan ini biasanya dimasukkan ke dalam kulkas dan kemudian dipanaskan ulang.

Namun tahukah kamu bahwa ternyata terdapat sejumlah makanan yang sebenarnya haram untuk dipanasi berulang kali? Sejumlah makanan yang dipanasi ulang bisa menyebabkan masalah ketika dipanasi.

Pada saat proses memanasi ulang, umumnya sejumlah makanan bakal mengalami hilangnya nutrisi di dalamnya. Hal ini terutama terjadi pada makanan tinggi protein.

Penelitian mengungkap bahwa memanasi sejumlah makanan bisa berdampak fatal pada kesehatan. Hal ini terjadi karena bagaimana makanan tersebut bereaksi dengan bakteri pada saat disimpan serta karena protein yang terpecah pada saat dimasak.

Menghilangnya nutrisi dari makanan ini menyebabkan hanya tidak tersisa kandungan apa pun di dalamnya. Tidak adanya nutrisi, mineral, dan vitamin menyebabkan makanan ini tidak memiliki manfaat apa pun dan malah berbahaya.

Penting untuk mengetahui jenis-jenis makanan yang dapat berbahaya ketika dipanasi ulang. Dilansir dari Merdeka.com (25/09/2020), berikut sejumlah makanan yang tidak boleh dipanasi lagi sebelum dikonsumsi.

Kentang

Makanan berbahan kentang dengan cara masak tertentu bisa menyebabkan masalah saat tidak disimpan secara baik. Pada makanan berbahan kentang, ketika kamu menyimpannya secara biasa dan tidak dikulkas bisa menyebabkan berkembangnya bakteri Clostridium botulinum.

Yang harus dilakukan: Untuk menghindari munculnya bakteri, simpan kentang yang sudah dimasak ke dalam kulkas dan konsumsi dalam satu hingga dua hari.

Telur

Telur harus dikonsumsi pada saat kondisi segar, memanasi telur yang sudah dimasak merupakan sebuah hal yang tak boleh dilakukan. Bakteri bisa muncul pada saat telur dipanasi.

Makanan tinggi protein seperti telur juga mengandung banyak nitrogen. Kandungan ini bisa mengalami oksidasi pada saat telur dipanasi.

Yang harus dilakukan: Telur yang dimasak harus lekas dimakan dan jika disimpan, jangan memanasinya ulang dan makan dalam kondisi dingin begitu saja.

Jamur

Jamur yang sudah dimasak tidak boleh dipanasi karena protein dan nutrisi di dalamnya bisa menimbulkan racun dan masalah pencernaan. Pada kondisi tertentu, jamur yang dipanasi lebih dari sekali bisa menimbulkan masalah di jantung.

Yang harus dilakukan: Jika terdapat jamur yang sudah selesai dimasak, simpan secara tepat di kulkas dan konsumsi dalam kondisi dingin. Pastikan agar tidak mengonsumsinya lebih dari sehari.

Nasi

Nasi yang sudah dimasak, tidak disarankan untuk disimpan terlalu lama dan dipanasi lagi. Hal ini terutama ketika nasi sudah dikeluarkan dari penanaknya. Memanasi nasi kembali bisa menyebabkan munculnya masalah bakteri.

Yang harus dilakukan: Sebaiknya segera konsumsi nasi yang sudah dimasak. Disarankan untuk memasak nasi sedikit demi sedikit agar cepat habis.

Bayam

Bayam merupakan makanan sehat yang kaya vitamin K, kalsium, dan nitrat. Ketika kamu memanasi bayam, kandungan nitrat di dalamnya berubah menjadi nitrit yang berdampak seperti karsinogen di tubuh.

Yang harus dilakukan: Pada bayam yang sudah dimasak, disarankan untuk mengonsumsinya dalam kondisi dingin atau setelah mengukusnya untuk mencegah produksi nitrit.

Ayam

Ayam merupakan salah satu lahan tumbuhnya bakteri seperti E-coli dan salmonella. Ayam mengandung protein yang tinggi dan bakal berubah menjadi racun ketika dipanasi.

Yang harus dilakukan: Ketika kamu menyimpan ayam yang telah dimasak ke dalam kulkas, pastikan untuk mendiamkannya lebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Pastikan ayam memiliki waktu untuk cukup hangat dalam temperatur ruang sebelum dikonsumsi.

Buah Bit

Buah bit kaya dengan kandungan nitrat di dalamnya. Ketika terpapar panas, kandungan buah bit ini bisa berubah menjadi racun. Memanasi makanan yang memiliki kandungan buah bit bisa melepaskan kandungan kesinogenik yang bisa menyebabkan kanker dan ketidaksuburan.

Yang harus dilakukan: Jika terdapat sisa makanan, dibanding memanasinya, sebaiknya mengonsumsinya dalam kondisi dingin.

Seledri

Seledri memiliki kandungan nitrat yang tinggi dan bisa berubah menjadi beracun ketika dipanasi. Nitrat bisa berubah menjadi nitrit ketika dipanasi dan menyebabkan keracunan makanan.

Yang harus dilakukan: Sebaiknya jangan menyimpan seledri, makanan ini harus segera dikonsumsi pada hari itu juga.

Minyak Sayur

Minyak berbahan alami seperti minyak walnuts, alpukat, hazelnut, biji anggur, dan flaxseed memiliki titik didih yang sangat rendah sehingga berisiko menjadi beracun saat dipanasi. Sejumlah jenis minyak ini sebaiknya tidak digunakan lagi agar tak berdampak buruk. Kandungan asam lemak omega-6 pada minyak ini juga bisa membuatnya bersifat karsinogenik.

Yang harus dilakukan: Gunakan minyak ini untuk sekali pakai dan jangan digunakan berulang.

Boga Bahari

Makanan laut atau boga bahari juga merupakan jenis makanan sebaiknya tidak dipanasi. Untuk menyimpan makanan laut, sebaiknya kamu membekukannya terlebih dahulu. Makanan yang telah dibekukan ini sebaiknya dibiarkan pada suhu ruang terlebih dahulu sebelum dimasak atau dipanasi karena bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Yang harus dilakukan: Jika kamu hendak memanasi sisa makanan laut, pastikan untuk bekukan dengan aman segera setelah dimasak. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: