Seluruh Camat dan Lurah Tangsel Siap Dukung Kota Layak Anak

FOTO: sopy/indolinear.com
Selasa, 28 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program Kota Layak Anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Tangerang Selatan menggelar deklarasi kecamatan dan kelurahan layak anak di tujuh kecamatan dan 54 Kelurahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Tangerang Selatan, Khairati, menuturkan bahwa deklarasi dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan apel pagi hari Senin,  dengan agenda penandatanganan dan pembacaan naskah deklarasi oleh Camat, Lurah, kepala puskesmas, dan seluruh pegawainya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk komitmen para camat dan lurah dalam mendukung program Kota Layak Anak tahun 2020 agar lebih optimal.

Pada kegiatan tersebut Khairati juga memberikan hadiah lomba kelurahan layak anak tahun 2019 kepada kelurahan. Juara I Kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang,

Juara 2 Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat, Juara 3 Kelurahan Kedaung Kecamatan Pamulang. Semoga dapat menjadi motivasi kepada kelurahan lainnya.

Kemudian, dalam Perda no 1 tahun 2018 tentang penyelenggaraan  Kota Layak Anak,  telah mengamanatkan agar seluruh Kecamatan, Kelurahan dan RW se Kota Tangsel menjadi Layak Anak, begitu pula dengan puskesmas ramah anak, sekolah ramah anak hingga tempat ibadah ramah anak.

“Target kita di tahun ini adalah mempertahankan penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya bahkan meningkat menjadi kategori utama. Tentunya Peran dan kerjasama dari semua pihak baik OPD, instansi terkait, masyarakat, dunia usaha dan media masa agar bersama2 melaksanakan berbagai program kegiatan sesuai dgn tupoksi masing-masing dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak untuk mewujudkan Tangerang Selatan sebagai Kota Layak Anak,” ujarnya.

Kemudian, Khairati juga meminta kepada seluruh Camat dan Lurahan  untuk segera melengkapi indikator kecamatan dan kelurahan layak anak, antara lain membuat buku profil anak setiap tahun, membentuk jejaring perlindungan perempuan dan anak di tingkat kelurahan (perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat dan satgas perlindungan anak), membentuk Forum anak di tingkat kecamatan dan kelurahan dan melibatkannya di kegiatan musrebang kelurahan dan kecamatan dan melibatkan partisipasi lembaga masyarakat, dunia usaha dan media masa dalam kegiatan yg sasarannya adalah anak.

Selain itu para camat dan lurah agar menginformasikan keberadaan  lembaga Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) sebagai tempat untuk konsultasi masalah keluarga dan juga utk segera melaporkan jika jika kasus kekerasan  ke UPTD P2TP2A.(Sopy)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: