Selesai Dibangun, Underpass Bulak Kapal Bekasi Mulai Diuji Coba

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 5 Januari 2022

Indolinear.com, Bekasi – Underpass Bulak Kapal di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi akhirnya rampung dibangun.

Meski belum diresmikan, namun underpass penghubung Jalan Pahlawan ke Jalan Joyo Martono itu kini tengah dilakukan uji coba.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Karya Sukmajaya mengatakan uji coba underpass Bulak Kapal dilakukan sejak 31 Desember 2021 lalu, saat jelang malam tahun baru.

“Kita sudah lakukan uji coba sejak kemarin sejak 31 Desember 2021 lalu.,” kata Karya Sukmajaya, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (04/01/2022).

Selama pelaksanaan uji coba ini, kata dia, Dinas Perhubungan Kota Bekasi tengah melengkapi sarana prasarana rambu lalu lintas di sana, untuk menambah kenyamanan para pengendara di underpass Bulak Kapal, Kota Bekasi.

Menurut Karya, keberadaan Underpass Bulak Kapal, sangat berpengaruh untuk mengurai kemacetan di Jalan Ir H Juanda yang merupakan penghubung kota dan Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah sangat berpengaruh menurunkan angka kemacetan, namun kedepan perlu disempurnakan dengan pembangunan overpass atau fly over yang menghubungkan utara – selatan (Jalan Pahlawan-Jalan Joyo Martono),” katanya.

Sementara itu, salah satu warga Tambun, Imam (25) menyampaikan apresiasi akhirnya underpass Bulak Kapal selesai dibangun. Sebab, menurut dia dengan adanya underpass ini bisa mempercepat waktu perjalannya.

“Kalo menurut saya, sangat terbantu dengan adanya ini (Underpass Bulak Kapal), jadi saya kalo mau ke Jakarta engga kena macet lagi,” kata Imam.

Seperti diketahui, berdasarkan situs resmi Kementrian PUPR, Underpass Bulak Kapal memiliki struktur bore pilek dengan panjang trowongan mencapai 690 meter yang terdiri dari dua lajur dengan dengan lebar di setiap jalur 3,5 meter dan tinggi terowongan 5.2 meter.

Underpass ini juga dilengkapi dengan frontage sepanjang 930 meter dengan lebar jalan 6 meter. Pekerjaan proyek ini dimulai sejak 24 September 2020 dengan masa pelaksanaan 540 hari kalender hingga 17 Maret 2022 mendatang. Pembangunan underpass bersumber dari APBN (SBSN) senilai Rp79,3 miliar. (Uli)