Seleb TikTok Malu Dengan Nasib Bibir Yang Terkatung-katung Gegara Tak Bisa Bayar

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Jumat, 8 April 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Seleb Tiktok dari Pakistan harus menanggung malu sekaligus merasa geram dengan nasib bibirnya yang terkatung-katung.

Wanita cantik bernama Hareem Shah itu menjelaskan kepada 6,5 juta pengikutnya bahwa dia terpaksa tampil dengan bibir bengkak sebelah atas.

Itu karena prosedur filler bibir yang tengah dijalaninya di Inggris terpaksa dihentikan gara-gara rekening bank miliknya dibekukan.

Shah mengatakan rekeningnya dibekukan lantaran dianggap telah melakukan tindak pencucian uang oleh Badan Investigasi Federal (FIA) Pakistan.

Shah datang ke Inggris untuk melakukan filler bibir. Namun begitu bibir bagian atasnya disuntik, dia mendapat panggilan telepon atas dugaan pencucian uang.

” Saya sekarang sedang berada di Inggris. Hari ini saya pergi ke dokter untuk melakukan filler bibir.

” Tapi baru selesai dokter suntik bibir bagian atas, saya terima telepon katanya FIA telah membekukan rekening saya,” ungkapnya dengan sedih, dilansir dari Dream.co.id (06/04/2022).

Dalam video tersebut, bibir bagian atas Shah terlihat bengkak. Dia tidak bisa meneruskan suntik filler lantaran tidak mampu membayar biayanya akibat rekeningnya dibekukan.

Menurut laporan Dawn, FIA melakukan penyelidikan tindak pencucian uang yang diduga dilakukan Shah sejak tanggal 12 Januari lalu.

FIA melakukan penyelidikan tersebut setelah melihat sebuah video Shah yang memamerkan uang dalam jumlah besar setelah terbang dari Pakistan ke Inggris.

Dalam video itu Shah menyindir pemerintah Pakistan yang selalu berjanji ‘akan meningkatkan nilai mata uang dalam negeri’ dengan menukarkan rupee ke poundsterling.

Selain pamer uang dalam mata uang asing, di video yang sama Shah juga mengkritik pemerintah dengan mengatakan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

Sementara itu dalam keterangannya, FIA Pakistan telah menulis surat resmi kepada National Crime Agency Inggris untuk mengambil tindakan terhadap wanita bernama asli Fiza Husain itu.

Dalam surat tersebut, FIA Pakistan menerangkan bahwa terdapat transaksi uang yang melanggar hukum yang mengarah pada tindak pencucian uang. (Uli)