Sektor Swasta Membantu Pemerintah Mencapai Nol Emisi Karbon

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 24 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia mematok target zero emission atau nol emisi karbon pada tahun 2070 nanti.

Sektor swasta secara berinisiatif membantu pemerintah melakukan langkah-langkah pengurangan emisi karbon tersebut.

Di antara perusahaan energi Indika Energy dan perusahaan aplikasi GoTo (hasil merger antara Gojek dengan Tokopedia).

Mereka mulai merealisasikan visinya untuk bergerak mengurangi tingkat emisi dari produk yang dihasilkan.

Vice President Director Indika Energy & Group ECO Indika Energy, Azis Armand, mengatakan sejak tahun perusahaannya telah melakukan diverssifikasi usaha ke bidang usaha non batubara.

Divestasi usaha yang dipilih sejak tahun 2018 lalu antara lain ke pertambangan emas dan lainnya.

“Sebelumnya, sejak 2005 sampai dengan tahun 2017, sebesar 75% pendapatan perusahaan berasal dari bisnis pertambangan batubara. Di tahun setelahnya (2018) kami melakukan divestasi usaha ke bidang-bidang non batubara. Karena kami menyadari, bahwa zero emission merupakan sebuah keniscayaan. Jadi, mau tidak mau, era itu akan terjadi,” tutur Azis dalam webinar, dilansir dari Tribunnews.com (23/08/2021).

Sementara, Group Head of Sustainability Goto, Tanah Sullivan, menyebut meski baru pada tahap awal atau piloting namun perusahaannya telah mulai menjalankan pengurangan jejak karbon.

Pada aplikasi Gojek terdapat fitur GoGreener, dimana para pengguna jasa angkutan berbasis aplikasi itu akan mengetahui seberapa banyak tingkat emisi karbon.

“Ini merupakan fitur pertama (di perusahaan aplikasi) di dunia. GoGreener Carbon Offset ini mengajak pengguna jasa angkutan dari Goto untuk menyeimbangkan jejak karbon mereka atau carbon offset. Lalu, bagaimana mengompensasi carbon offset itu dengan menanam pohon yang mereka sumbangkan,” kata Tanah.

Bahkan, langkah GoTo tak berhenti sampai di sini.

Perusahaan juga berupaya untuk secara berangsur menggunakan sarana angkutan – armada transportasi – yang rumah lingkungan. Dengan menggunakan skuter dan sepeda listrik, salah satunya.

Direktur Direktorat Lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Medrilzam mengaku pentingnya kolaborasi untuk memasuki era Zero Emisi.

“Jika tidak maka akan tertinggal. Sehingga, ini perlunya kita mempersiapkan diri. Dan saya sangat mengapresiasi Indika Energy dan GoTo yang telah berinisiasi melakukan langkah-langkah mewujudkan Zero Emisi ini,” ujar Medrilzam di acara yang sama. (Uli)