Sekolah Terlanjur KBM Tatap Muka, Begini Kata Walikota Bekasi

FOTO: ayobekasi.net/indolinear.com
Kamis, 23 Juli 2020
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi resmi menunda Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

Hal itu mengacu pada belum adanya rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait penyelenggaran KBM tatap muka di wilayah zona kuning Covid-19 seperti Kota Bekasi.

Namun, sejak dua pekan lalu sudah ada sekolah percontohan yang menerapkan KBM tatap muka. Apakah sekolah tersebut harus kembali melaksanakan KBM daring? Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi angkat bicara.

“Intinya tunggu rekomendasi dari Kemendikbud,” kata pria yang akrab disapa Pepen, dilansir dari Ayobekasi.net (22/07/2020).

Tidak hanya soal rekomendasi Kemendikbud saja, dia juga meminta agar pihak sekolah bisa memenuhi segala persyaratan dan protokol kesehatan ketat sebelum mengajukan izin KBM tatap muka

“Penuhi syarat protokol ketatnya,” ujar dia.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, hingga saat ini belum ada penambahan sekolah yang mengajukan izin KBM tatap muka.

“Engga, belom..belom ada (sekolah yang ajukan izin KBM tatap muka),” ujarnya.

KBM tatap muka di Kota Bekasi sedianya sudah dimulai dua pekan lalu dimana ada empat sekolah yang dijadikan rujukan atau percontohan, yakni Sekolah Victory Plus (SVP), SMPN 2 Bekasi, SDN Pekayon jaya 6, dan SDI Al Azhar Jaka Permai.

Sejauh ini hanya satu yang sudah menerapkan sistem belajar di sekolah, yakni SVP. Tetapi, baru dilakukan untuk siswa jenjang pendidikan SMP dan SMA. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: