Sekjen DPR RI: Assesment, Basis Pemetaan Potensi PPNASN

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Minggu, 24 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar menyatakan assessment bertujuan untuk sebagai basis pemetaan potensi sekaligus evaluasi potret kinerja setiap Pegawai Pemerintah Non Aparatur Sipil Negara (PPNASN). Sehingga, dapat semakin meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) masing-masing divisi Biro Pemberitaan Parlemen yakni Bagian TV dan Radio Parlemen, Media Cetak dan Media Sosial serta Bagian Penerbitan.

Indra menyampaikan hal ini saat memberi sambutan dalam acara ‘Penjelasan Teknik Pelaksanaan Assesment’, di Ruang KK II, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, dilansir dari Dpr.go.id (23/10/2021). Turut hadir Deputi Persidangan Setjen DPR RI Damayanti, Plt. Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Djoko Hanggoro, Kepala Bagian Media Cetak dan Media Sosial Setjen DPR RI Irfan dan segenap jajaran Kepala Sub Bagian serta seluruh PPNASN Biro Pemberitaan Parlemen.

“Saya menginginkan, peningkatan profesionalitas pekerjaan masing-masing pegawai ke depan dapat dilakukan dengan baik. Terlebih, DPR adalah lembaga tinggi negara setingkat Presiden.  Jadi, semua acara yang ada di DPR RI adalah acara kenegaraan termasuk sidang-sidang komisi dan rapat paripurna yang merupakan forum tertinggi yang dihadiri oleh seluruh fraksi, komisi, seluruh Pimpinan dan Anggota DPR yang harus berjalan sempurna dan tertib setiap elemennya,” ujar Indra.

Indra menegaskan, kesetjenan DPR RI akan melakukan mapping atau pemetaan dan evaluasi berdasarkan assessment yang bersifat wajib. Dengan begitu, semua potensi masing-masing pegawai yang ada akan semakin terlihat lebih jelas. Selain itu, kedepannya juga akan disertai pelatihan-pelatihan intensif masing-masing PPNASN sehingga seluruh personel dapat semakin meningkatkan kinerjanya secara profesional.

“Tugas kita mengemas publikasi DPR RI dengan sebaik-baiknya. Maka, satu pemetaan untuk evaluasi sekaligus potret kinerja kedepan basisnya adalah assessment yang sifatnya wajib. Itulah gambaran assessment kedepannya dengan tata cara profesionalisme sesuai trek dengan peningkatan dari hulu sampai hilir. Termasuk, struktur organisasi sangat dinamis akan didasarkan pada kemampuan passion dalam kebersamaan membangun semangat profesionalisme,” pungkas Indra. (Uli)