Sejarah Hari Braille Sedunia 4 Januari, Diciptakan Oleh Louis Braille

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 5 Januari 2022

Indolinear.com, Jakarta – Berikut sejarah Hari Braille Sedunia yang diciptakan oleh Louis Braille.

Hari Braille Sedunia atau World Braille Day diperingati setiap tanggal 4 Januari.

Hari Braille Sedunia diperingati untuk menghormati kelahiran penemu Braille, Louis Braille.

Dengan adanya Braille, masyarakat yang memiliki gangguan penglihatan berhak mendapatkan standar hak asasi manusia yang sama seperti orang lain.

Berikut sejarah Hari Braille Sedunia, dikutip dari Tribunnews.com (03/01/2022):

Louis Braille adalah seorang Prancis yang kehilangan penglihatannya sejak kecil.

Saat itu, ia secara tidak sengaja menikam matanya sendiri dengan alat penusuk miliki ayahnya.

Sejak usia 10 tahun, ia menghabiskan waktu di Royal Institute for Blind Youth di Prancis, di mana ia merumuskan dan menyempurnakan sistem titik timbul yang akhirnya dikenal sebagai huruf Braille.

Braille menyelesaikan pekerjaannya, mengembangkan kode berdasarkan sel dengan enam titik yang memungkinkan ujung jari untuk merasakan seluruh unit sel dengan satu sentuhan dan bergerak cepat dari satu sel ke sel berikutnya.

Akhirnya, Braille perlahan mulai diterima di seluruh dunia sebagai bentuk utama informasi tertulis bagi penyandang tunanetra.

Sayangnya, Louis Braille tidak memiliki kesempatan untuk melihat seberapa berguna penemuannya tersebut.

Pada tahun 1952, ia meninggal, dua tahun sebelum Royal Institute mulai mengajar Braille.

Bantuan luar biasa Braille yang membuka dunia aksesibilitas bagi orang buta dan tunanetra diakui oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada November 2018, tanggal 4 Januari dideklarasikan sebagai Hari Braille Sedunia.

Hari Braille Sedunia pertama kali diperingati pada tahun berikutnya, tepatnya 2019 dan diperingati sebagai hari libur internasional.

Banyak orang mempelajari simbol Braille yang penting untuk dapat membaca tanda dan label.

Sayangnya, diyakini hanya satu dari 10 orang buta yang bisa membacanya.

Dengan musik, musisi tunanetra bisa mendapatkan banyak manfaat dari belajar membaca musik dalam huruf Braille.

Musik braille menggunakan sel enam titik biasa, tetapi juga memiliki sintaks dan terjemahannya sendiri.

Cara memperingati Hari Braille Sedunia

  1. Meningkatkan kesadaran

Sebarkan informasi mengenai Braille di media sosial karena tidak semua orang menyadari pentingnya Braille.

  1. Berikan hadiah dalam huruf Braille

Menyumbangkan atau memberikan hadiah kepada orang yang buta sebagian atau buta keseluruhan dalam huruf Braille.

Hadiah ini bisa berupa buku, mainan, atau alat belajar.

  1. Belajar membaca Braille

Masyarakat umum dapat belajar membaca Braille karena dapat bermanfaat untuk membantu seseorang yang benar-benar membutuhkannya.

Fakta menarik Braille

  1. Braille juga merupakan asteroid

Pada tahun 1999, Deep Space 1 (sebuah pesawat ruang angkasa dari Program NASA) terbang melewati sebuah asteroid dalam perjalanannya untuk memotret Komet Borrelly dan menamakannya ‘9969 Braille’ sebagai pengakuan atas Louis Braille.

  1. Braille bukan bahasa

Braille adalah alfabet yang dapat digunakan untuk menulis hampir semua bahasa serta tersedia dalam beberapa versi bahasa, seperti Arab, Cina, Ibrani, Spanyol, dan banyak lagi.

  1. Ada versi Braille untuk matematika dan sains

Ada versi unik Braille khusus untuk matematika dan sains, yang disebut Kode Nemeth.

  1. Ada mainan dalam huruf Braille

Mainan seperti Uno, Monopoly, dan LEGO tersedia dalam versi Braille. (Uli)