Sejarah Berdirinya PBVSI, Induk Olahraga Bola Voli Di Indonesia

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 23 Maret 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Olahraga bola voli mulai dikenal di nusantara pada era 1920-an atas peran sejumlah guru asal Belanda yang mengajar di sekolah tingkat lanjutan.

Permainan bola voli kemudian meluas selepas era kemerdekaan Indonesia, terlebih dengan adanya peran anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di masa itu.

Menurut buku Teknik Dasar Bermain Bola Voli (2013) karya Winarno dan kawan-kawan, perkembangan bola voli dalam kesatuan TNI dipengaruhi pula oleh prajurit keturunan Belanda.

Hingga pada akhirnya, cabang ini ikut dipertandingkan dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) , kedua pada 1951 di Jakarta, dilansir dari Kompas.com (22/03/2021).

Awal Berdirinya PBVSI Cabang bola voli kembali menjadi salah satu olahraga yang dipertandingkan pada PON ketiga pada 1953 di Medan.

Setahun berselang, tepatnya pada 1954, wacana untuk membentuk federasi olahraga bola voli nasional mulai disuarakan dalam rapat Ikatan Perhimpunan Volleyball Surabaya (IPVOS).

Wacana tersebut mendapat dukungan dari Perhimpunan Volleyball Indonesia Djakarta (PERVID) yang difasilitasi oleh Komite Olahraga Indonesia (KOI).

Lalu, pada tanggal berapa induk organisasi bola voli indonesia didirikan? Jawabannya adalah pada tanggal 22 Januari 1955. Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia atau PBVSI sebagai induk organisasi bola voli di Indonesia didirikan secara resmi pada 22 Januari 1955.

Ketua Umum PBVSI pertama dijabat oleh Wim J. Latumeten, yang juga mendapat mandat sebagai formatur kepengurusan pada awal terbentuknya organisasi tersebut.

PBVSI menjadi anggota sementara Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) pada tahun yang sama, sebelum diterima sebagai anggota tetap pada 1958. Saat ini, PBVSI juga tercatat menjadu bagian dari Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) dan ikut serta dalam Kejuaraan Bola Voli Asia sejak 1975.

Tugas dan Fungsi PBVSI

PBVSI memegang peran penting terkait pengembangan olahraga bola voli di Indonesia, melalui edukasi serta menyelenggarakan kompetisi secara berkala.

Kompetisi bola voli profesional di tingkat nasional bernama Proliga digelar untuk kali pertama pada 2002, yang diikuti oleh masing-masing delapan tim kategori putra dan putri.

Melalui penyelenggaraan kompetisi secara reguler, bola voli nasional memiliki wadah pembinaan serta mengukur pengembangan prestasi secara rutin.

Hal tersebut juga membantu tugas lain PBVSI, yakni menyiapkan tim nasional cabang bola voli untuk bertanding di berbagai ajang tingkat regional maupun internasional. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: