Seekor Anjing Rela Mati Demi Selamatkan Keluarganya Dari Serangan Ular

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 29 Mei 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ada pepatah yang mengatakan jika anjing adalah sahabat manusia.

Banyak kejadian mengharukan yang terjadi antara anjing dengan pemiliknya.

Seperti yang terjadi pada 17 Mei 2020 lalu, pemilik akun Facebook Alice Minggu menceritakan kisahnya.

Dalam unggahannya, Alice menceritakan bagaimana ia bisa kehilangan anjing kesayangannya, Chiko.

“Kemarin adalah hari bersejarah bagi seluruh keluarga saya saat kami kehilangan satu-satunya anjing yang paling berharga.”

“Meski dia hanya keturunan anjing lokal, tapi dia sangat berarti untuk kami,” tulis Alice dalam unggahannya, dilansir dari Tribunnews.com (28/05/2020).

Peristiwa nahas itu terjadi sehari sebelumnya, yakni pada 16 Mei 2020.

Chiko mati setelah melawan ular berbisa yang masuk ke rumahnya di kawasan Bintulu, Sarawak.

Ular itu datang secara tiba-tiba di ruang makan rumah Alice.

“Banyak orang yang mengatakan dia anjing yang sangat agresif, tetapi kemarin dia menyelamatkan kami.”

“Sayangnya kami tidak bisa menyelamatkannya setelah dia menemukan ular beracun mematikan di ruang makan kami,” cerita Alice.

Seketika Chiko dengan berani melawan ular tersebut agar tidak melukai majikannya.

Dengan kemampuannya, Chiko berhasil membunuh ular tersebut.

Akibat dari perlawanannya itu, Chiko terluka parah.

Alice dan keluarganya belum sempat membawanya ke rumah sakit, karena tak lama kemudian Chiko mati.

“Dia berjuang sampai ular mati lalu pindah ke teras mobil kami sampai menghembuskan napas terakhirnya.”

“Sangat memilukan bagi kami untuk menyaksikan adegan dan menariknya keluar dari area itu tampak hampir mustahil karena dia tidak akan pernah mundur.”

“Benar-benar anjing terbaik kami yang pernah ada,” tulis Alice.

Di akhir tulisannya, Alice mengatakan Chiko akan selalu ada di hatinya.

Alice juga berharap bisa bertemu Chiko di surga.

“Kau akan selamanya di hati kami Chiko. Sampai kita bertemu lagi di tempat yang lebih baik.”

“Selamat tinggal dan beristirahatlah dengan tenang Chiko,” tutup Alice.

Alice mengungkap bahwa Chiko telah bersama keluarga selama enam tahun.

Mereka menguburkannya tak lama setelah kematian Chiko.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan Facebook Alice telah disukai lebih dari 10 ribu akun dan mendapatkan lebih dari 1.500 komentar.

Kisah Alice dan Chiko juga mengundang simpatiwarganet, unggahan itu telah dibagikan lebih dari 5 ribu kali.

“Dia anjing yang baik. Gila hormat. RIP,” puji pemilik akun Facebook Adam Sang.

Orang lain berkata, “Hatiku hancur. Dia pasti pahlawan! Semoga kalian semua bersyukur atas keberaniannya! Chiko.”

“Ya Tuhan, aku menangis. Pahlawan seperti itu sampai napas terakhirnya.

Beristirahatlah dengan tenang di surga anjing, Chiko,” tulis seorang pengguna Facebook bernama Deanna Zully. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: