Sebentar Lagi, Banyak Pejabat Pemkab Digeser

FOTO: indolinear.com
Kamis, 21 Maret 2019

Indolinear.com, Kabupaten Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang pada minggu-minggu ini merencanakan menggelar rotasi jabatan sekala besar. Pasalnya, saat ini sejumlah pejabat sedang mengikuti uji kompetensi yang digelar Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM).

Kepala BKSDM Kabupaten Tangerang Surya Wijaya membenarkan jika dalam waktu dekat bakal ada mutasi dan promosi pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemkab Tangerang. Hal itu dilakukan guna mengisi kekosongan sejumlah jabatan yang ditinggalkan pensiun atau kosong akibat promosi.

Menurut Surya, tidak menutup kemungkinan sejumlah kepala dinas dan kepala badan akan bergeser. Hanya saja ada 6 pejabat eselon II yang tidak bisa bergeser lantaran baru beberapa saat menjabat.

“Selain 6 pejabat eselon II itu, mungkin saja bergeser. Itu tergantung kebijakan pimpinan (Bupati-red),” ujarnya, Kamis (21/3/2019).

Untuk pelaksanaan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV ini masih menunggu keputusan Bupati Tangerang. Surya menyatakan, sesuai peraturan yang ada Bupati sudah bisa melaksanakan rotasi dan promosi jabatan mulai 22 Maret besok.

“Pak Bupati sudah bisa melaksankaan mutasi dan promosi mulai 22 Maret besok. Jadi tergantung pak Bupati kapan pelaksanaan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV tersebut,” terang Surya.

Ditemui terpisah, Kasi Mutasi pada BKSDM Kabupaten Tangerang Iskandar Noordat menuturkan, untuk mutasi eselon II itu bisa saja terjadi, namun untuk promosi itu melalui mekanisme open bidding. Sedangkan untuk mutasi dan promosi eselon IIIa, IIIb, IVa dan IVb, itu bisa dilakukan kapan saja.

Iskandar menjelaskan, jika saat ini masih terjadi kekosongan jabatan akibat ditinggal penisun dan mutasi sebanyak 17 orang untuk eselon IIIa, 15 orang untuk eselon IIIb, 62 orang untuk eselon IVa dan 20 orang untuk eselon IVb.

“Dilihat dari kekosongan jabatan itu, tentu pengisian jabatan untuk yang urgen dulu. Saat ini banyak pegawai yang sedang mengikuti uji kompetensi untuk mengisi kekosongan itu,” terang Iskandar.(pde)