Satgas Covid-19 Bekasi Siapkan Bumi Perkemahan Karang Kitri Jadi Tempat Isoman

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 20 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyiapkan Bumi Perkemahan (Buper) Karang Kitri di Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, untuk tempat isolasi mandiri (isoman) warga yang terpapar virus Covid-19.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Hendra Gunawan menjelaskan dijadikannya Bumi Pekemahan Bojongmangu itu sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan pasien Covid-19.

Lokasi isolasi mandiri di daerah Bojongmangu itu juga agar memudahkan masyarakat Kecamatan Bojongmangu dan sekitar melakukan isolasi mandiri.

“Lokasinya tempat isolasinya jadi lebih dekat, nanti pasien positif tanpa gejala atau gejala ringan akan diarahkan ke sana,” kata Hendra, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (19/07/2021).

Camat Bojongmangu Agung Suganda mengatakan, disiapkannya Buper Karang Kitri sebagai lokasi isoman sebagai antisipasi apabila rumah sakit atau hotel penuh.

“Kami bersama TNI/Polri dan Puskesmas Karangmulya menyiapkan tempat ini karena dinilai cukup layak untuk tempat isoman warga Bojongmangu yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya.

Agung menyebutkan, selama ini warga Bojongmangu yang terpapar Covid-19 menjalani isoman di rumah.

Tapi sayangnya, banyak saudara dan kerabat dekat yang menjenguk sehingga sangat rentan ikut terpapar virus mematikan tersebut.

“Akhirnya kita sepakati, kita menyediakan tempat khusus bagi warga Bojongmangu yang terpapar Covid-19 di Buper Karang Kitri ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Agung menjelaskan, pihaknya bersama BNPB sudah menyiapkan gedung kantor Pramuka sebagai tempat isolasi mandiri dan satu buah tenda yang akan dijadikan ruang tunggu keluarga pasien yang akan menjenguk.

“Kita siapkan 30 velbed (tempat tidur lipat) untuk 15 pasien laki-laki dan 15 pasien perempuan, tapi ruangannya terpisah,” jelasnya.

Agung menambahkan, meski saat ini Buper Karang Kitri sedang disiapkan untuk lokasi isoman, namun dirinya berharap, tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Bojongmangu.

“Ya, harapan kami mudah-mudahan tidak ada yang mengisi. Kita mengantisipasi saja. Hari ini pun kasus Covid-19 di Bojongmangu Alhamdulillah sudah menurun,” ucapnya.

Kepala UPTD Puskesmas Karangmulya, Dadan Mulyana, mengatakan, apabila tempat isoman di Buper Karang Kitri difungsikan, maka harus disiapkan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas merawat pasien.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pengisian tenaga kesehatannya.

“Untuk Nakes-nya akan disiapkan, kita koordinasi dengan dinkes. Nanti juga bisa jadiĀ  merekrut dari luar, karena petugas kesehatan dari Puskesmas Karangmulya terbatas,” ujarnya. (Uli)