Saran Jangan Belanja Baju Bayi Kalau Belum Hamil 7 Bulan

FOTO: detik.com/indolinear.com
Minggu, 31 Januari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kalau kita lagi hamil, sering kali dengar saran-saran dari orang lain ya. Misalnya nih saran untuk menahan diri nggak belanja perlengkapan bayi dulu kalau usia kehamilan kita masih di bawah tujuh bulan. Pamali, katanya.

Saran ini juga mampir ke aktris cantik Sandra Dewi yang lagi hamil lho, Bun. “Iya, katanya nggak boleh belanja sebelum tujuh bulan. Padahal saya ingin nyicil belanja,” ujar Sandra beberapa waktu lalu dalam launching aplikasi Teman Bumil di Grand Hyatt, Jl Thamrin, Jakarta Pusat.

Nah, saat ketemu sama dokter kandungannya, Sandra Dewi menceritakan saran yang didengarnya tersebut. Sang dokter pun tertawa mendengar saran yang sebenarnya mitos belaka tersebut.

“Ya itu kan saran lama, mungkin dulu teknologi belum seperti sekarang,” imbuh Sandra Dewi, dilansir dari Detik.com (30/01/2021).

Hal itu diamini oleh dr Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, di kesempatan yang sama. Kata pria yang akrab disapa dr Dara ini, zaman dulu teknologi untuk melihat janin melalui USG belum secanggih sekarang. Sehingga bisa jadi ibu hamil diminta untuk lebih bayak hati-hati, nggak terlalu sering keluar rumah, untuk menghindari hal yang nggak diinginkan.

Kalau Bunda juga mendapat saran seperti itu saat hamil, mungkin ada baiknya melihatnya dari kacamata yang lebih positif, Bun. Misalnya nih, melihat saran itu sebagai bentuk perhatian agar kita nggak terlalu capek, apalagi sampai harus membawa barang belanjaan sendiri yang berat.

Kalau saran itu disampaikan di tanggal tua, anggap saja sebagai pengingat biar kita nggak boros di tanggal-tanggal yang harus mengencangkan ikat pinggang, he-he-he. Nggak harus selalu dimasukkan ke hati semua saran yang mampir ya, Bun, meskipun kadang sarannya mengandung mitos.

Tapi bicara soal belanja perlengkapan untuk bayi, memang harus tahan diri biar nggak kalap ya, Bun. Soalnya nih, kadang kita belinya kebanyakan atau beli benda-benda yang jadinya mubazir karena terpakainya sebentar banget.

Kayak saya nih, dulu saya saking semangatnya belanja kebutuhan bayi yang masih 36 minggu, saya belanjanya kebanyakan. Mulai dari popok, gurita, baju, celana, kaus kaki, kaus tangan, topi, selimut, kain bedong, dan sebagainya. Nah, sesaat setelah saya melahirkan, banyak teman yang datang sambil bawa kado. Isi kadonya rupanya barang-barang yang serupa dengan yang saya beli. Jadi seperti mau buka toko perlengkapan bayi deh, hi-hi-hi.

Biar nggak kalap saat belanja keperluan bayi, sebaiknya ambil pulpen dan tulis daftar barang-barang yang akan dibeli. Prioritaskan barang-barang yang memang dibutuhkan.

Kalau memang ingin membeli perlengkapan bayi langsung ke tokonya, baiknya nggak pergi sendiri ya Bun. Ada baiknya juga dilakukan saat keadaan Bunda sedang oke alias nggak lagi dalam kondisi mual muntah parah. Buat bumil alias ibu hamil, jalan-jalan sambil belanja keperluan bayi bisa menjadi ajang refreshing juga.(Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: