Sanksi WADA Berakhir Bulan Depan, FIBA Asia Cup 2022 Lebih Sakral

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 19 Januari 2022

Indolinear.com, Jakarta – Kabar baik datang dari Satgas Percepatan Sanksi WADA (Badan Anti-Doping Dunia) bentukan Kemenpora. Bendera Merah-Putih sudah bisa berkibar mulai Februari 2022.

PP Perbasi memberikan apresiasi soal hal tersebut. Dengan demikian, FIBA Asia Cup 2022 yang berlangsung 12-24 Juli nanti bisa lebih meriah dan sakral.

Memang, Indonesia mendapat hukuman dari WADA pada 8 Oktober tahun lalu. Dasar hukuman adalah Lembaga Anti-Doping Indonesia, LADI, dinilai tidak patuh menjalankan kewajiban yang telah ditetapkan WADA.

Ketidakpatuhan yang dimaksud adalah ketidaksesuaian dalam melaksanakan pengujian yang efektif kepada tiap atlet di seluruh cabang olahraga.

Atas kelalaian tersebut, bendera Merah Putih tidak boleh bekibar dalam event internasional.  Pukulan paling telak dari sanksi tersebut adalah saat Indonesia juara Piala Thomas 2021.

Ketika lagu Indonesia Raya diperdengarkan, logo PP PBSI yang terpampang, bukan bendera Merah Putih.

Nah, kabar yang datang itu tentu saja menggembirakan dan menggairahkan bagi Indonesia. PP Perbasi pun sangat bahagia, apalagi Indonesia jadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2022.

“Kabar yang melegakan sekali. Alhamdulillah mengurangi kekhawatiran kami dalam menjalankan event-event kami di Perbasi,” ujar Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi.

“Terima kasih kepada bapak Menpora dan tim yang sudah bekerja keras untuk pemulihan kembali sanksi WADA.” Dilansir dari Kompas.com (18/01/2022).

Sebenarnya, hukuman WADA ini berlaku setahun. Kemenpora membentuk Satgas Percepatan Sanksi WADA untuk mempercepat pencabutan hukuman.

Tim ini diketuai Raja Sapta Oktohari yang merupakan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Tim langsung bekerja hingga ada sinyal bahwa bendera Merah Putih Bisa berkibar lagi pada bulan depan.

“Kami berharap sanksi WADA bisa menjadi pelajaran berharga yang ngak mungkin terulang lagi dengan kerja profesional dan komunikasi yang baik antara LADI dengan WADA,” ujar Nirmala.

“Prinsip sebagai cabang olahraga, kami siap apapun yang dibutuhkan oleh LADI sesuai dengan MoU yang pernah kami sepakat sebelumnya.”

Kepastian sanksi WADA bakal dicabut bulan depan diungkapkan Menpora Zainudin Amali setelah menerima kedatangan Satgas Percepatan Sanksi WADA pada Senin (17/1/2022).

Menpora Amali juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kinerja Ketua Tim Satgas Percepatan Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari, dan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI).

Alhasil, WADA sudah mengizinkan bendera Merah Putih kembali berkibar di ajang olahraga internasional pada Februari 2022.

Artinya, hukuman yang seharusnya dijatuhkan setahun cukup dijalani empat bulan saja.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih kepada tim, Pak Oktohari khususnya, pada teman-teman LADI dan pada semua pihak yang mempercepat bagaimana yang tadinya sanksi satu tahun, menjadi sekitar empat bulan,” ujar Amali dalam konferensi pers di Media Center Kemenpora.

Menurut Menpora, tim Satgas dan LADI telah bekerja dengan cepat, baik dari sisi komunikasi, administrasi maupun teknis.

Dengan demikian, apa yang diminta WADA bisa terpenuhi.

“Jadi kita bergerak ke arah yang positif. Kejadian ini menjadi pelajaran buat kita untuk membuat lembaga anti doping Indonesia semakin baik dan sesuai dengan acuan yang ada di dalam WADA,” ungkapnya. (Uli)