Sambut Mahasiswa Baru President University, Kapolri Menyampaikan Enam Pesan

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Kamis, 26 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Kapolri Jendral (Polisi) Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si menyambut kedatangan seluruh mahasiswa baru President University (PresUniv), Senin (23/8/2021).  Ada enam pesaan yang disampaikan Kapolri pada saat itu.

“Jaga disiplin diri. Sebab, mendisiplinkan diri sendiri merupakan salah satu kunci keberhasilan. Dan, jadilah polisi untuk diri sendiri,” demikian salah satu pesan yang disampaikan Kapolri Jendral (Polisi) Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., untuk menyambut kedatangan seluruh mahasiswa baru President University (PresUniv), dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (25/08/2021).

Pada kesempatan tersebut, Kapolri Listyo Sigit seluruhnya menyampaikan enam pesan bagi para mahasiswa baru. Pesan pertama, Kapolri Listyo Sigit mengajak seluruh mahasiswa baru untuk senantiasa meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

“Jadikan iman dan takwa sebagai landasan dari setiap tindakan, baik saat menuntut ilmu maupun dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pesan kedua Kapolri, kalau mahasiswa mau menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul, jangan pernah berhenti belajar dan meningkatkan kompetensi. “Jadikan motto “tiada hari tanpa belajar” sebagai pemicu semangat dalam memburu cita-cita,” tegas Kapolri.

Pesan berikutnya, sebagaimana telah disampaikan di atas, Kapolri Listyo Sigit meminta semua mahasiswa untuk senantiasa menjaga disiplin dirinya sendiri.

Pesan keempat, Kapolri meminta mahasiswa baru untuk senantiasa menjaga diri dan lingkungan kampus PresUniv dari hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka. “Para mahasiswa harus menjauhkan diri dari berbagai budaya yang dapat merusak moral, termasuk menjauhi narkoba,” tandas Kapolri Listyo Sigit.

Lalu, pesan kelima, Kapolri mengajak seluruh mahasiswa PresUniv untuk ikut menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Katanya, “Hilangkan seluruh perbedaan. Jadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman,” imbuhnya. (Uli)