Sambut 2020, Skandinavia Apartemen Siap Operasikan Fika Rooms

FOTO: sopy/indolinear.com
Senin, 3 Februari 2020
loading...

Indolinear.com, Tangerang – Memasuki tahun baru, Presiden Joko Widodo telah  meresmikan landasan pacu (runway) 3 Bandara Soekarno-Hatta Januari lalu. Sekaligus meresmikan East Cross Connection Taxiway, Terminal 3, dan Gedung VIP Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dengan telah diresmikannya tambahan landasan pacu dan gedung VIP ini beliau berharap pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta menjadi lebih baik lagi dengan kapasitas untuk pengaturan manajemen datang dan pergi (take off dan landing) yang telah dapat menampung banyak.

Menteri Perhubungan Budi Karyadi yang juga mendampingi Presiden Joko Widodo mengatakan, dengan adanya runway 3 bandara membuat kapasitas pesawat yang bisa mendarat di bandara mencapai 100 pesawat per jam dari sebelumnya 82 pesawat per jam.

Sementara itu, PT Angkasa Pura II (Persero) telah menyiapkan konsep desain Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta dan pembangunan konstruksi akan dimulai di 2021. Terminal 4 ini juga direncanakan akan menampung kapasitas 40juta penumpang per tahunnya, dan setelah pembangunan selesai pada 2024.

Bandara Soekarno-Hatta diharapkan untuk dapat menampung 110 juta penumpang setiap tahunnya, dan menjadi bandar udara terbesar di Indonesia juga Asia Tenggara.

Hal ini tentu membawa imbas yang besar, terutama bagi Kota Tangerang, sebagai kota lokasi Bandara Internasional Soekarno Hatta berada, dengan semakin bertumbuhnya penumpang, traffic yang melalui Kota Tangerang juga semakin meningkat yang diikuti imbas pergerakan perekonomian.

“Kehadiran Terminal 3 dan Terminal 4 ini sangat kami nantikan, dengan semakin meningkatnya traffic penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, tentu akan semakin besar pasar yang akan kami dapatkan. Saat ini saja di kawasan Tangcity Superblock, baik Novotel Hotel maupun apartemen, telah banyak bergabung investor dan penghuni air crew lokal maupun internasional, juga pengunjung dari luar daerah,” ungkap Sugiyanto Lie, Direktur PT Pancakarya Griyatama, pengembang Skandinavia Apartemen yang berjarak hanya 20 menit ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pengembang sendiri telah siap dengan menghadirkan Fika Rooms, yakni kepengelolaan apart-hotel yang memberikan fasilitas bagi pasar yang membutuhkan penginapan harian kelas bintang 4.

“Hadirnya Fika Rooms sebanyak 100 kamar ini, adalah untuk menunjang Novotel Hotel yang saat ini occupancy hariannya mencapai 90%, ini berarti belum ditambah traffic pengunjung dari bandara saja, memang demand untuk hotel bintang 4 sudah tinggi di kawasan kami,” tambahnya.

Pengembang yakin, di tahun baru akan semakin baik kesempatan pertumbuhan investasi khususnya pada properti maupun hotel, dengan modal inilah pengembang kerap mendekatkan  dan mempromosikan dirinya kepada konsumen melalui berbagai event menarik, seperti pada Open House yang digelar selama 2 hari, 1-2 Februari 2020, menghadirkan konsultasi properti bersama pakar Feng Shui, Jenie.(Sopy)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: