Sambangi Tempo Media Grup, Biro Pemberitaan Parlemen Adopsi Konsep ‘Newsroom’

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Sabtu, 11 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI Indra Pahlevi beserta jajaran menyambangi Kantor Tempo Media Grup guna mendapatkan informasi yang lebih rinci dan lengkap terkait kegiatan di newsroom milik media Tempo grup. Dalam kesempatan itu tim Biro Pemberitaan Parlemen juga diajak berkeliling gedung untuk melihat secara langsung berbagai aktifitas yang dilakukan diberbagai ruangan dan studio yang ada.

“Tahun ini kami sedang berusaha untuk membuat sebuah newsroom. Dan salah satu tempat yang bisa kami jadikan tempat untuk belajar adalah (newsroom) Tempo. Karena Tempo sudah mempunyai newsroom dan Tempo juga bisa menggabungkan beberapa platform yang mereka punya, yakni mulai dari Tempo.co, Koran Tempo, dan juga majalah,” ucap Indra disela-sela kunjungannya ke Kantor Tempo di Jakarta, dilansir dari Dpr.go.id (10/06/2022).

Indra mengatakan, jika memungkinkan kedepan Biro Pemberitaan Parlemen akan mengadopsi konsep newsroom tersebut dan menyesuaikannya dengan kondisi yang ada di DPR RI. Menurutnya hal itu baik untuk dilakukan supaya narasi yang dibangun oleh Biro Pemberitaan Parlemen itu bisa lebih baik dan tersampaikan kepada masyarakat dengan baik pula.

“Tanpa kami harus merubah struktur dan aturan, yang penting adalah bagaimana kami membuat sebuah sistem yang bisa meningkatkan kualitas informasi tentang DPR kepada masyarakat. Mungkin kami bisa meng-adopt sistem newsroom yang lebih sederhana, yang bisa kami coba terapkan secara pelan-pelan agar dimasa yang akan datang tim Pemberitaan bisa menjadi news leaders dan menjadi sumber berita bagi siapapun yang membutuhkan informasi tentang DPR,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Tempo Media Grup Meyki Sofyansyah menyambut baik kedatangan tim Biro Pemberitaan Parlemen yang ingin melihat apa saja yang dilakukan di newsroom Tempo. “Sebagai media kami merasa sangat senang apabila kemudian apa yang kami pelajari dan pengalaman yang kami miliki itu bisa dinikmati dan di-share dengan pihak lain. Diharapkan nantinya informasi berita yang diberikan oleh Biro Pemberitaan Parlemen bisa menjadi lebih dalam, terukur, dan mencerahkan bagi publik,” ujarnya. (Uli)