Salut! Kuli Bangunan Ini Mendirikan Perpustakaan Bimbel Gratis

FOTO: detik.com/indolinear.com
Rabu, 15 September 2021
loading...

Indolinear.com, Demak – Seorang kuli bangunan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Agus Pujianto (37), akhirnya mewujudkan mimpinya mendirikan perpustakaan dan bimbingan belajar (bimbel) gratis bagi anak usia sekolah dasar (SD). Saat ini tercatat 72 anak yang mendaftar kegiatan di perpustakaan Agus.

Agus membuka perpustakaan dan bimbel gratis di Dukuh Lengkong Wetan, RT 04 RW 05, Desa Donorejo, Kecamatan Karangtengah, Demak.

“Dulu saya sama istri punya rencana ingin membuat sesuatu yang berguna. Itu kita rancang sudah dari pacaran dulu. Alhamdulillah berkat doa dan semangat teman-teman, di Twitter terutama kami sampaikan terima kasih. Saya yang punya ide gagasan, teman-teman yang mewujudkan,” kata Agus, dilansir dari Detik.com (13/09/2021).

Agus menceritakan, perpustakaan dan bimbel gratis tersebut merupakan mimpinya dan istri sejak sebelum menikah. Awalnya keduanya bercita-cita menjadi guru namun terpaksa mewujudkannya dalam bentuk lain lantaran keterbatasan biaya.

Agus mengungkapkan dia dan istri hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat SMP. Kendati demikian, semangat mereka untuk berbagi tak pupus di tengah jalan. Karena menurutnya, pendidikan anak sangatlah perlu, terlebih mengantarkan anak memiliki kecerdasan, kreativitas dan memiliki jiwa nasionalis.

“Dari 2009 sampai 2020 baru terlaksana saat ini. Dulu istri punya cita-cita ingin jadi guru, karena nggak kesampaian, karena keterbatasan biaya. Lalu saya punya inisiatif itu ternyata alhamdulillah terwujud,” kata Agus yang menikah pada tahun 2011 itu.

Agus menjelaskan, dirinya menjadi kuli bangunan sejak 2013. Dia menganggap pekerjaannya sebelumnya yakni sebagai tukang pijat saraf tak bisa diandalkan untuk bisa menafkahi keluarganya.

“Istri saya juga ikut ngajar di TPA. Anak saya sekarang sudah dua. Satu usia sembilan tahun, satunya lagi usia sekitar tiga bulan,” ujar Agus.

Agus menambahkan, sembari menjadi kuli bangunan, dirinya mulai merintis perpustakaan sejak dua tahun lalu. Dirinya pun meminta tolong kepada beberapa rekan termasuk pemulung sekaligus untuk menambah stok buku bacaan.

“Sebelumnya dari nguli saya beli buku bacaan satu-satu, beli buku bekas juga di pemulung. Sempat juga dapat bantuan teman dari Facebook saya belikan majalah sampai ke Solo. Alhamdulillah saat ini sudah ada 500-700 buku bacaan,” urainya.

Agus pun mengaku senang atas tanggapan sejumlah netizen yang merespons baik upayanya tersebut. Dia menjelaskan beberapa di antaranya menyumbangkan seratusan buku dengan kualitas A. Dirinya juga bertekad amanah atas kepercayaan tersebut. Dirinya menyebut telah menamai setiap buku pemberian, dan menyimpan baik nota setiap pembelanjaan.

“Kita juga sedang belajar amanah. Nota-nota pembelian juga kita simpan, biar nantinya bisa jadi sejarah,” jelas Agus yang juga anggota organisasi sosial Laskar Berbagi Kasih.

Agus menyebut, perpustakaan dan bimbel yang ia buka pekan lalu, saat ini sudah terdaftar 72 anak yang mengikuti kegiatan. Jumlah anak tersebut dari usia 3 tahun hingga usia kelas 6 sekolah dasar.

“Sesuai fokus kita anak 3 tahun sampai usia sekolah dasar. Nanti kita akan bagi menjadi dua kelas. Kebanyakan dari usia kelas 3-4 SD,” jelasnya.

Agus menambahkan kegiatan bimbingan belajar anak berlangsung tiap Jumat sore dan Minggu pagi. Selain itu, dirinya berupaya memberikan makanan ringan dan air putih kepada anak yang mengikuti bimbelnya. Setiap bulannya, Agus juga akan menyiapkan hadiah bagi anak yang semangat dan berprestasi. (Uli)