Saat Batuk Pilek, Hindari Mencium Bayi Di Area Ini

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Senin, 21 Oktober 2019

Indolinear.com, Jakarta – Saat didera batuk pilek (commond cold), kita harus berhati-hati bila berdekatan dengan bayi, terlebih lagi menciumnya. Ini karena bayi bisa saja tertular batuk pilek.

“Kalau lagi batuk pilek, saya selalu sarankan kepada klien, jangan mencium bayi pada area wajah dan telapak tangan. Karena pada area ini bakteri mudah masuk,” jelas dokter spesilalis anak Kanya Fidzuno saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dilansir dari Liputan6.com (19/10/2019).

Ketika kita memang merasa batuk pilek, sebaiknya tidak terlalu dekat dengan bayi. Untuk sementara waktu, Anda tidak perlu menggendong, memeluk, dan mencium bayi.

“Ya, pokoknya, jangan dekat-dekat dulu sama bayi kalau lagi batuk pilek. Ini perlu juga dikasih tahu terhadap orang-orang di sekitar bayi, mungkin di antara mereka ada yang lagi batuk pilek,” lanjut Kanya.

Percikan Ludah Terhirup

Mungkin beberapa orang tidak tahan melihat tingkah lucu bayi. Terkadang candaan sederhana bisa membuat bayi tertawa. Walaupun begitu, bila sedang batuk pilek, tetap harus menghindari dekat bayi.

“Okelah, kita enggak cium sih atau gendong, hanya bercanda main ‘Cilukba’ misalnya. Nah, ternyata pas ngomong, ‘Cilukbaaa’ ada percikan ludah yang enggak kita sadar keluar. Hal ini pun enggak sengaja kena bayi dan terhirup. Karena itu, bayi bisa tertular batuk pilek,” jelas Kanya, yang berpraktik di RS Hermina Jatinegara.

Di sisi lain, agar menjaga bayi tetap sehat dan terhindar dari penularan penyakit, Kanya menyarankan, sebelum memegang bayi, kita perlu cuci tangan pakai sabun. Tangan yang bersih akan menghindari kuman menempel dan menular pada bayi. (Uli)