RS Dr Suyoto Menyiapkan Ruangan Tambahan Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 30 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Rumah Sakit Dr Suyoto Jakarta melakukan berbagai upaya untuk menangani pasien Covid-19 yang kini meningkat tajam.

Satu di antaranya adalah lewat menambah kapasitas ruangan untuk menangani pasien Covid-19.

Dilansir dari Tribunnews.com (29/06/2021) siang, kondisi RS Dr Suyoto yang berlokasi di Jalan  Veteran, Jakarta Selatan terlihat ramai.

Banyak orang maupun kendaran roda empat yang hilir mudik.

Mayoritas dari mereka adalah warga yang akan melakukan vaksinasi dan para dokter serta perawat yang selalu mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan masker dan penutup wajah.

Menurut Kolonel Daniel selaku Kepala Rumah Sakit Dr Suyoto, keadaan seperti ini sudah terjadi sejak usai lebaran.

“Bulan April dan Mei 2021 itu sudah mulai turun, hanya 38 pasien, itu dua hari sebelum lebaran. Usai lebaran perlahan merangkak. Bulan Juni tanggal 13-14 sudah mulai tinggi. Mulai 150-160 pasien,” ujarnya.

Dani menambahkan, jumlah pasien meninggal dunia di RS Dr Suyoto jumlahnya fluktuatif.

“Lebih dari sepuluh pasien, yang meninggal dunia kebanyakan lansia,” ucap Dani saat ditemui di ruangannya.

Lebih lanjut, prajurit yang tergabung dalam kesatuan TNI AD ini menuturkan, kapasitas instalasi perawatan di RS Dr Suyoto mulai luber.

Kapasitas untuk pasien Covid-19 di rumah sakit ini sanggup menampung 230 pasien.

Di ruang perawatan sudah terisi 210 pasien.

Sementara di IGD ada 50 pasien dan ada 35 pasien yang tertunda penanganan karena kondisinya masih dipantau dengan ketat.

“Delay dalam artian ada pasien yang masih tes antigen saja. Kalau yang masuk ruangan dan dirawat, hasil PCR harus sudah positif,” kata Dani.

Menurut data corona.jakarta.co.id per tanggal 28 Juni, kasus positif pasien Covid-19 untuk wilayah DKI Jakarta mencapai 548.409 jiwa.

Sebanyak 457.935 pasien sembuh dan sebanyak 8.348 jiwa meninggal dunia.

Untuk mengatasi kelebihan permintaan terhadap tempat perawatan, pihak RS Dr Suyoto mendirikan tenda darurat di halaman depan.

Dua buah tenda besar berwarna putih tersebut didirikan di lokasi yang biasanya dipakai untuk parkir mobil ambulans.

Masing-masing ukuran tenda putih itu cukup untuk menampung 5 mobil Innova.

“Tenda yang satu itu menggantikan tenda warna biru. Dan Karena sudah bocor dan sudah hampir rusak, kami ganti putih,” ujar Dani.

Di sebelah tenda putih tersebut ada satu buah ruangan khusus warna biru yang ditujukan untuk pasien Covid-19 dengan kondisi berat.

Ruangan itu diisi oleh 4 pasien. Guna antisipasi pasien yang makin meluber, pihak RS Suyoto berencana untuk menyulap lapangan tenis yang terletak di area RS menjadi ruangan tambahan.

“Kalau dimaksimalkan bisa menampung 70 bed,” tutur Dani. (Uli)