RS Budi Lestari Kota Bekasi Menjadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 27 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Berdasarkan data laman resmi corona.bekasikota.go.id, kasus kumulatif Covid-19 di Kota Bekasi hingga Sabtu (26/6/2021), sebanyak 50.874 kasus.

Sementara kasus aktif tercatat sebanyak 3.180 pasien, sebanyak 46.951 kasus dinyatakan sembuh, dan 653 kasus meninggal dunia.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan, Pemkot Bekasi berupaya mengantisipasi lonjakan pasien.

Salah satunya menyediakan tempat tidur rumah sakit dengan cara memfungsikan RS Budi Lestari menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Penambahan kapasitas tempat tidur juga  di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot.

“RS Budi Lestari juga akan kita jadikan pusat rujukan juga ada 180 bed di sana,” kata Rahmat di RSUD Kota Bekasi, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (26/06/2021).

Dia mengatakan, pihaknya juga akan membuka tempat rawat inap isolasi untuk pasien Covid-19 di beberapa tempat agar mempercepat penanganan pasien Covid-19 Kota Bekasi.

“Karena kita ingin mendekatkan jarak (pelayanan kesehatan), jangan orang dari Pondok Melati ke sini, orang dari Bantar Gebang ke sini,” katanya.

“Padahal RSUD Tipe D (Pondok Melati dan Bantargebang) ada tapi sudah penuh. Nah kita cari upaya-upayanya,” ujarnya lagi.

Berdasarkan data evaluasi Satgas Covid-19 per 19 Juni 2021, tingkat keterisian atau bed occupancy rate (BOR) rawat inap isolasi rumah sakit se-Kota Bekasi 84 persen.

Jumlah tempat tidur yang terisi sebanyak 1.628 tempat tidur, sedangkan kapasitas yang tersedia sebanyak 1.938 tempat tidur rawat inap isolasi pasien Covid-19.

Kasus aktif Covid-19 tinggi tidak sebanding jumlah kapasitas tempat tidur isolasi.

Akibatnya, pasien Covid-19 di rumah sakit membeludak dan sebagian penyintas melakukan isolasi mandiri di rumah.

RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi merupakan rumah sakit rujukan utama telah menambah kapasitas dengan membangun tenda darurat.

Rahmat Effendi memastikan akan terus berupaya memaksimalkan penanganan agar mampu mengendalikan lonjakan kasus Covid-19.

“Cari tempat (isolasi) yang baru tapi dekat dengan kondisi kewilayahan pasien, terus juga nakes (tenaga kesehatan) kita persiapkan, Insyaallah Kota Bekasi mampu mengendalikan ini,” ujarnya. (Uli)