Resmi Menjadi Decacorn, Grab Tetap Fokus Pada Kebutuhan Masyarakat

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 15 Maret 2019

Indolinear.com, Jakarta – Grab telah resmi menyandang sebagai predikat startup decacorn. Startup decacorn adalah startup yang memiliki valuasi lebih dari USD 10 miliar. Ini merupakan startup pertama di Asia Tenggara yang menyandang gelar tersebut.

Meski begitu, menurut President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menjadi decacorn tidak lebih dari status semata. Melainkan pula tanggung jawab yang lebih besar melayani masyarakat.

“Decacorn ini hanya benchmark, penamaan, sebuah pencapaian saja. Yang penting bagi kami adalah bagaimana untuk terus menjadi pilihan masyarakat,” jelasnya usai melakukan MoU dengan SinarMas Landi di ICE BSD, dilansir dari Merdeka.con (14/03/2019).

Ridzki juga mengatakan, Grab tidak menyiapkan strategi khusus usai menyandang status decacorn. Ridzki menuturkan pihaknya tetap akan fokus melayani kebutuhan masyarakat.

“Ke depannya sama saja. Kami tetap ingin fokus melayani kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, valuasi Grab sudah mencapai USD 11 miliar. Grab sendiri menawarkan solusi sehari-hari dengan layanan transportasi, pengiriman barang dan makanan, pembayaran mobile, serta hiburan digital.

Dengan filosofi terbuka, Grab menyatukan para mitra untuk membuat hidup lebih baik bagi semua pengguna di Asia Tenggara.

Sebelumnya, startup yang berbasis di Singapura itu baru saja masuk dalam daftar perusahaan paling inovatif. Grab berada di urutan kedua perusahaan paling inovatif versi Fast Company. (Uli)