Relawan Yang Daftar Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 2.400 Orang

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 23 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ketua tim riset uji klinis vaksin Covid-19 Unpad Kusnandi Rusmil mengatakan animo masyarakat yang ingin menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19 mencapai 2.400 orang.

Jumlah relawan yang mendaftar ini melebihi kebutuhan tim riset yang hanya membutuhkan 1.620 orang. Kusnandi mengatakan dirinya mendahulukan relawan yang terlebih dahulu dalam proses penyuntikan vaksin.

“Yang sudah daftar mencapai 2400 orang. Jadi kita sistemnya siapa yg daftar dulu itu yang akan kita panggil. Animonya sangat besar,” kata Kusnandi, dilansir dari Tribunnews.com (22/08/2020).

Kusnandi mengungkapkan banyak tokoh masyarakat yang juga ikut mendaftar. Bahkan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Doni Monardo ikut mendaftar.

Namun, Kusnandi mengatakan dirinya mengutamakan relawan yang berdomisili di Bandung. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah proses surveilans.

“Bapak Doni Monardo daftar tapi saya bilang jangan. Karena bukan di Bandung, nanti kalo ada surveilans kan jadi menyulitkan. Jadi yang hanya di sekitar Bandung,” ucap Kusnandi.

Seperti diketahui, penyuntikan vaksin dilakukan di Balai Kesehatan Unpad dan empat Puskesmas di kota Bandung.

Uji klinis vaksin ini ditargetkan rampung pada Januari 2021 sebelum kemudian diproduksi massal oleh perusahaan BUMN PT Bio Farma.

Adapun proses uji klinis dimulai dengan proses penyuntikan relawan dengan vaksin yang sedang dikembangkan. Setelah penyuntikan relawan akan menjalani pemantauan.

Dua pekan kemudian relawan akan menjalani penyuntikan ke dua. Setelah itu, para relawan akan dipantau selama enam bulan. Setelah enam bulan para relawan akan diambil darahnya untuk diteliti.

Uji klinis fase III, merupakan bagian dari pengembangan vaksin tahap akhir untuk mengetahui efektifitas obat atau vaksin terhadap suatu penyakit. Serta melihat efek yang ditimbulkan terhadap tubuh manusia. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: