Rakor Kemendagri Menghasilkan Tiga Kesimpulan Tangani Bencana Banjir

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 10 Januari 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Pemda dan sejumlah perwakilan kementerian/lembaga.

Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo, mengatakan ada tiga kesimpulan yang diambil dari Rakor tersebut.

“Adapun tiga hal tersebut, yaitu penanganan tanggap darurat, antisipasi banjir mendatang, serta penanganan jangka pendek maupun jangka menengah,” ujar Hadi Prabowo, dilansir dari Tribunnews.com (09/01/2020).

Penanganan tanggap darurat yang dimaksud Sekjen Kemendagri tersebut terkait dalam melakukan monitoring situasi dan kondisi saat tanggap darurat.

“Lakukan monitoring situasi kondisi dalam tanggap darurat. Apa itu dari kesehatan, pendidikan, pertanian, dan sebagainya,” ujar Hadi

Terkait antisipasi banjir, Hadi menilai perlu ada langkah strategis antara pemda dan kementerian lembaga untuk mengatasi hujan yang diprediksi akan berlangsung hingga Maret.

“Penangaanan upaya bersama untuk mengatasi musim hujan yang masih akan berlanjut sampai Maret. Perlu langkah strategis mana yang bisa dilakukan dalam upaya percepatan,” katanya.

Kemudian, perlu adanya penganggaran APBD 2020 untuk penanganan jangka pendek maupun jangka menengah dalam hal tahap rekonstruksi, rehabilitasi, maupun perencanaan ke depan.

“Ini tidak bisa ditunggu-tunggu sampai 2021, harus dilakukan di tahun 2020. Kami harapan ada rapat teknis perencanaan pembangunan terpadu khusus wilayah Jabodetabek,” ujarnya

Sekjen Kemendagri juga mempersilahkan pemda untuk menggunakan alokasi dana tidak terduga maupun menggeser anggaran untuk kebutuhan prioritas pasca bencana banjir.

Namun, ia berpesan agar data-data terkait itu disusun dengan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya.

“Penggeseran anggaran silahkan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Saya titip pesan data kependudukannya jelas, siapa penerimanya,” ujarnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: