Puluhan Siswa SMA Asal Belanda Menikmati Belajar Lingkungan dan Budaya di Kota Bogor

FOTO: kotabogor.go.id/indolinear.com
Kamis, 17 Oktober 2019
Bogor | Uploader puspita

Indolinear.com, Bogor – Sebanyak 24 siswa SMA asal Belanda dari sekolah Sint Ursula, tiba di Balai Kota Bogor, Jalan Juanda, Bogor Tengah. Kedatangan mereka yang didampingi Detara Foundation dan SMA Negeri 7 Kota Bogor ini bagian dari program kerjasama dengan Stiftung Global Exploration (SGE) Belanda.

“Organisasi kami dan SGE sama-sama bergerak dalam bidang pendidikan lingkungan. Kemudian membuat sebuah program kunjungan dari Belanda ke Indonesia,” ujar Direktur Detara Foundation, Latipah Hendarti dilansir dari kotabogor.go.id.

Latipah mengatakan, kunjungan siswa dari Belanda ini dilakukan rutin setiap tahun di saat libur sekolah. Siswa yang datang ke Indonesia ini pun atas kemauan sendiri karena untuk biayanya ditanggung masing-masing siswa. Mereka pun banyak yang bekerja sambilan demi mengumpulkan uang demi datang ke Indonesia.

“Jadi mereka datang ke sini benar-benar ingin belajar budaya sekaligus merasakan kehidupan masyarakat Indonesia secara langsung,” ujarnya.

Latipah menuturkan, dua minggu berada di Kota Bogor, 24 siswa SMA Belanda ini turun langsung ke masyarakat di salah satu kampung di Kelurahan Gunung Batu. Di sana siswa-siswi berambut pirang tersebut mempelajari bahasa Indonesia, diperkenalkan dengan masakan Sunda, belajar lingkungan, budaya dan alam Kota Bogor serta mereka juga menjadi pengajar di Sekolah Dasar (SD).

“Empat poin utama yang diajarkan yakni tentang lingkungan, kesehatan, sanitasi dan pendidikan,” imbuhnya.

Tak sampai disitu, kata dia, siswa dari Belanda ini kemudian diajak merasakan belajar di sekolah Indonesia bekerjasama dengan SMA Negeri 7 Kota Bogor. Selama empat hari para siswa dari Belanda ini tinggal di rumah siswa SMAN 7 dan ikut belajar di kelas mengikuti kurikulum di sekolah Indonesia.

“Nah, kunjungan kami ke Balkot ini juga difasilitasi SMAN 7 yang mengajak kami untuk ketemu sama Wali Kota Bogor, dan Alhamdulillah jadi bisa tahu tentang program-program positif Pemkot Bogor untuk anak muda,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setdakot Bogor, Achsin Prasetyo mengatakan, kunjungan siswa-siswi dari Belanda ini untuk mengetahui masalah lingkungan di Kota Bogor, bagaimana Kota Bogor mengurangi polusi demi udara Bogor yang lebih nyaman. Serta masalah pendidikan dan sosial karena mereka sudah terjun langsung ke masyarakat. Selain itu, mereka juga telah berkunjung ke pasar tradisional dan ke perkebunan.

“Mereka sudah tinggal di rumah warga. Melakukan hal-hal terkait dengan masalah sosial, permasalahan sanitasi, pembelajaran kepada masyarakat dan memperkenalkan budaya yang ada di Kota Bogor. Harapannya semua pengetahuan mereka tentang Indonesia khususnya Kota Bogor bisa diceritakan ke teman-teman mereka di Belanda,” pungkasnya.(pit)