Puluhan Bangkai Kambing Tanpa Kepala Di Sungai, Diduga Tumbal Aliran Sesat

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Jumat, 22 Oktober 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, AS – Polisi di negara bagian Georgia, Amerika Serikat, dibuat pusing dengan penemuan puluhan bangkai kambing tanpa kepala yang hanyut di Sungai Chattahoochee.

Misteri bangkai kambing tanpa kepala yang hanyut di sungai itu diduga terkait dengan praktik ilmu hitam aliran sesat voodoo.

Bangkai kambing tanpa kepala itu kemungkinan dibuang di sungai setelah dikorbankan sebagai tumbal yang merupakan bagian dari sebuah ritual.

Ahli lingkungan Jason Ulseth mengatakan bahwa dalam beberapa minggu terakhir dia melihat sebanyak tiga puluh bangkai kambing tanpa kepala mengambang di sungai sekaligus.

Kepada Channel 2 Action News, Ulseth mengatakan bahwa frekuensi tumbal kambing tanpa kepala semakin meningkat dan mengganggu.

” Selama beberapa tahun terakhir, saya melihat ratusan kali kurang lebih 20 hingga 30 bangkai kambing,” katanya.

Yang lebih bikin merinding, ritual dengan kambing yang aneh ini bahkan terjadi di siang hari bolong.

Seorang saksi berhasil merekam video seekor kambing mati yang dibuang ke sungai dari atas jembatan.

” Dia mendengar bunyi bangkai tercebur dalam air dengan suara keras, tidak hanya di tengah malam, tetapi juga di tengah hari,” kata Jason, dilansir dari Dream.co.id (20/10/2021).

Padahal, menurut Jason, Sungai Chattahoochee merupakan sumber air bagi penduduk Georgia yang berjumlah 5 juta jiwa.

Diduga bahwa kambing tersebut dikorbankan oleh para pengikut Santeria, sebuah aliran sesat voodoo yang memadukan agama dengan kepercayaan animisme di Afrika Barat.

Seorang pendeta Santeria mengatakan mereka menggunakan kambing jantan untuk merayakan kemenangan.

Mereka juga mengorbankan kambing betina untuk memperingati kelahiran dan pemberkatan.

Polisi setempat saat ini melakukan penyelidikan secara tertutup mengenai ritual yang aneh itu.

Hal ini membuat Jason merasa prihatin dan khawatir dengan keselamatan lingkungan di Georgia.

” Kambing-kambing ini pasti datang dari suatu tempat. Tetapi kami belum dapat menentukan siapa yang membeli kambing, siapa yang menyediakan kambing, atau bagaimana kambing-kambing ini bisa ada di sungai,” tandas Jason. (Uli)