Puan Maharani Mengajak Parlemen Tiongkok Teruskan Kerja Sama Pemulihan Dampak Covid-19

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Jumat, 11 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ketua DPR RI DR. (H.C.) Puan Maharani mengajak Parlemen Tiongkok untuk terus bekerja sama dengan Indonesia dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Puan menuturkan, pandemi Covid-19 merupakan krisis global yang tidak dapat ditangani satu negara. Karenanya, memerlukan solusi bersama dan kerja sama internasional menjadi semakin relevan.

“Kerja sama internasional telah dilakukan Indonesia, baik di berbagai forum internasional, termasuk dengan Tiongkok,” kata Puan usai pertemuan virtual dengan Ketua Parlemen Tiongkok Li Zhansu, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, dilansir dari Dpr.go.id  (10/12/2020). Turut hadir, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto dan Wakil Ketua BKSAP DPR RI Charles Honoris.

Dikatakan perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI ini, Indonesia mengapresiasi kerja sama dengan Tiongkok dalam penanggulangan dampak Covid-19. Puan pun mengajak berbagai pihak di Tiongkok untuk bekerja sama di bidang industri alat kesehatan dan farmasi. “Kiranya dapat dijajaki kerja sama untuk meningkatkan kapasitas peralatan kesehatan, vaksin, dan obat-obatan,” jelasnya.

Terkait pengembangan vaksin bersama, kata Puan, dia berharap kerja sama berjalan sesuai dengan tenggat waktu yang diharapkan. “Saat ini, vaksin sudah mulai tersedia dan memasuki tahap pengadaan vaksin. Tahap selanjutnya perlu dibahas bagaimana menjamin ketersediaan vaksin yang terjangkau,” ujar Puan.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula kerja sama ekonomi dan investasi. Mengingat Indonesia baru saja mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja, maka hal ini dapat menjadi kesempatan lebih besar bagi perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia. “Investasi Tiongkok diharapkan juga yang beradaptasi dengan tujuan pembangunan di Indonesia, memprioritaskan tenaga kerja Indonesia, serta melakukan transfer teknologi,” pesan politisi PDI-Perjuangan itu.

Mengenai kerja sama bilateral Indonesia – Tiongkok, selain perlunya kerja sama bidang politik dan ekonomi, Puan menyampaikan harapan untuk dilakukan lebih erat kerja sama bidang sosial budaya dan meningkatkan people-to-people exchange.

Pada kesempatan ini, disinggung pula upaya peningkatan kerja sama antar parlemen kedua negara. “Kerja sama antar Parlemen perlu dilakukan tidak saja menyangkut fungsi Parlemen, namun juga agar kerja sama ini berdampak riil kepada masyarakat,” tutup Puan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: