Puan Didapuk Jadi Keynote Speaker Pada Konferensi Ketua Parlemen Dunia

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 6 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia direncanakan akan menghadiri Fifth World Conference of Speakers of Parliament (WCSP) di Wina, Austria.

Konfenrensi tersebut akan dilaksankan pada 6-8 September 2021.

Dikutip dari Tribunnews.com (05/09/2021), WCSP sendiri merupakan sebuah organisasi internasional yang beranggotakan parlemen-parlemen dari negara-negara berdaulat.

Forum ini digelar oleh Inter-Parliamentary Union (IPU) yang bekerja sama dengan Austria Nation COuncil.

Kehadiran Puan Maharani sendiri akan didampingi oleh Sihar Sitorus, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI.

“Pertemuan ini diadakan setiap 5 tahun sekali dan jika hanya diwakilkan oleh IPU tidak menjamin akan mendapat hak bicara,” kata Indra Iskandar, Sekertaris Jendral DPR RI.

Pertamuan kali ini akan mengangkat isu terkait multilateralisme untuk perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.

Isu ini diambil karena menurut IPU tantangan global yang kini tengah dihadapi oleh berbagai negara di dunia bisa ditangani melalui kolaborasi, koordinasi, dan respons bersama.

Sehingga, multilateralisme tetap menjadi kunci utama yang harus dipegang teguh oleh negara-negara yang ada di dunia.

Pada pertemuan kali ini, Puan Maharani didaulat sebagai keynote speaker dalam dialog interaktif bertema ‘Achieving Sustainable Development Requires More Attention on Human Wellbeing and Enviromental Preservation than on Economics Grwoth’.

Dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan ‘Mencapai Pembangunan Berkelanjutan yang Memerlukan Perhatian Pada Kesejahteraan Manusia Daripada Pertumbuhan EKonomi’.

Dan di moderatori oleh jurnalis dan komentator politik Deutsche Welle, Melinda Crane-Rohrs.

“Ibu Ketua mendapatkan peran besar sebagai pembiacara pada Genaral Debate pertama, dengan tema terkait keseimbangan pembangunan ekonomi, lingkungan, dan sosial,” jelasnya.

Lebih lanjut, Indra juga menjelaskan para ketua parlemen dunia akan menyepakati suatu deklarasi tentang peran parlemen dalam menjalankan multilateralisme yang lebih efektif. (Uli)