Protokol Proses Belajar Di Sekolah saat New Normal di Bekasi

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Kamis, 4 Juni 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Inilah skenario proses belajar mengajar di sekolah saat new normal di Bekasi.

Kota Bekasi akan menerapkan new normal atau kenormalan baru setelah masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berakhir.

Saat ini sejumlah daerah di Indonesia sedang mempersiapkan kehidupan baru atau new normal pasca Covid-19.

Pemerintah juga sudah menyusun skenario tahapan untuk menerapkan new normal di Indonesia.

Tahapan ini guna memulihkan perekonomian yang sempat lumpuh saat pandemi Covid-19.

Seperti yang diketahui, skenario new normal tengah ramai diperbincangkan publik akhir-akhir ini.

Mendikbud Nadiem Makarim dan ilustrasi masuk sekolah di tengah pandemi corona

Mendikbud Nadiem Makarim dan ilustrasi masuk sekolah di tengah pandemi corona (TribunTimur-sanovra jr, @nadiemmakarim))

New normal sendiri mengacu kepada pola hidup normal baru dalam menghadapi pandemi corona.

Saat new normal diterapkan, maka secara bertahap sektor ekonomi kembali digerakkan.

Begitu juga dengan sektor pendidikan.

Akan kembali diberlakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan merapkan protokol pelaksanaan pencegahan Covid-19

Rencananya, kegiatan belajar mengajar 2020/2021 akan dimulai pada bulan Juli minggu kedua.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, saat ini pihaknya tengah mensosialiasikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama new normal ke orangtua murid dan juga guru.

Protokol pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dalam ruang kelas pada masa new normal ini tertuang dalam Keputusan Wali (Kepwal) Kota Nomor 420/Kep.346-Disdik/V/2020.

Lalu bagaimana protokol saat proses kegiatan belajar mengajar di kelas yang dilansir dari Tribunnews.com (03/06/2020).

  1. Persiapan kegiatan belajar mengajar

Satu meja atau satu bangku hanya boleh diduduki satu peserta didik

Masuk sekolah dibagi dalam dua waktu, yakni shift pagi san shift siang. Paud jadwal masuknya 1 hari on dan 1 hari off

Lama belajar di sekolah dikurangi dari waktu seharusnya, selebihnya waktu digunakan untuk belajar di rumah

Sekolah juga menyediakan hand sanitizer dan disinfektan

Tempat cuci tangan dan sabun disediakan di depan kelas (satu kelas satu cuci tangan)

Semua warga harus menggunakan masker

Sekolah harus menyediakan termometer untuk mengecek suhu peserta didik

Setiap peserta didik juga dianjurkan membawa makanan dan minuman dari rumah

Setiap warga sekolah diwajibkan mencuci tangan pakai sabun setelah melakukan kegiatan

  1. Pra pembelajaran

Guru harus hadir di sekolah 15 menit sebelum masuk kelas

Peserta didik hadir maksimal 5 menit sebelum jam masuk belajar

Semua warga sekolah wajib menjaga jarak minimal 1 meter setiap saat

Guru yang melakukan pengecekan suhu ke tiap muridnya yang hendak masuk ke kelas

Sebelum masuk ruangan kelas, guru menyambut kedatangan peserta didik di pintu gerbang

Memberikan hand sanitizer sebelum masuk ke kelas

Salam di lingkungan sekolah dilakukan tanpa bersentuhan

Duduk antar murid berjarak 1 meter

  1. Proses belajar mengajar

Guru harus membawa peserta didik dalam kegiatan atau permainan yang meyenangkan (memperhatikan physical distanting) untuk mengembalikan suasana dan motivasi peserta didik

Pembelajaran selama new normal ini nantinya harus diselingi ice breaking agar tidak jenuh

Buka atau menutup pintu harus dilakukan guru

Selama proses pembelajaran itu, guru yang harus memastikan aktivitas peserta didik aman, terkendali, dan jaga jarak

Istirahat akan dilakukan di dalam kelas

Sekolah melakukan penyemprotan disinfektan setelah KBM selesai

Guru yang mengikuti peserta didik ke luar hingga dijemput orangtuanya dan memastikan kepada orangtua jika peserta didik tersebut sampai di rumah

Selain itu, ada pula sejumlah hal yang harus dipersiapkan sekolah menjelang kegiatan belajar mengajar kembali di sekolah dengan kondisi new normal.

  1. Screening kesehatan bagi guru dan karyawan

Membentuk satuan gugus tugas (Satgas) penanganan Covid di sekolah

Menyusun tata cara masuk sekolah, masuk kelas, di area terbuka, di kantin

Melakukan sosialiasi standar operasional menghadapi adaptasi tatanan hidup baru kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orangtua peserta didik

Menyiapkan infrastruktur sarana sekolah menghadapi adaptasi tatanan baru dalam pembelajaran 2020/2021

Guru dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, paru-paru, pembuluh darah, kehamilan, kanker, atau daya tahan tubuh menurun tidak disarankan untuk mengajar. Golongan tersebut diperbolehkan WFH dengan ada surat dokter

  1. Screening zonasi tempat tinggal

Melakukan Identifikasi zona tempat tinggal guru dan karyawan. Jika tinggal di zona merah disarankan di lokasi sekolah dekat tempat tinggal

  1. Tes Covid-19

Dengan metode rapid test hingga PCR sesuai standar who. Jika secara teknis terdapat keterbatasan biaya maka dapat dilakukan dengan opsi pooling test dengan jumlah kurang dari 30

Guru dan karyawan yang telah test Covid-19 diberi tanda telah lolos screening

  1. Langkah Kegiatan Belajar Mengajar

Seminggu sebelum kegiatan belajar mengajar, dilakukan sosialisasi virtual adaptasi tatanan hidup baru ke orangtua, siswa, guru, dan staf sekolah

Kegiatan belajar mengajar waktunya diatur agar tidak bersamaan dengan waktu padat lalu lintas dengan dikurangi durasi sekolah

Wajib mendata dan cek kondisi siswa dan orangtua siswa secara virtual sebagai skrinning awal

Siswa atau orangtuanya yang sakit diberikan keringanan tetap belajar dari rumah hingga dokter menentukan sehat

Pengaturan posisi duduk di ruang kelas dan ruang guru minimal berjarak 1 meter

Bila memungkinkan pakai pembatas plastik

Guru diupayakan tidak berpindah kelas

Screening harian sebelum masuk sekolah untuk penghuni sekolah. Jika suhu di atas 38 derajat dan tanda-tanda Covid-19 jangan ke sekolah. Difasilitas puskesmas atau rumah sakit terdekat

Komite sekolah agar berpartisipasi melakukan koordinasi dengan orangtua membimbing, memperhatikan, mendampingi proses kegiatan belajar mengajar

  1. Antar jemput murid

Pengantar dan penjemput berhenti di lokasi yang ditentukan dan di luar lingkungan sekolah

Dilarang menunggu jemputan berkerumun. Hanya berhenti lalu menjemput

Selama menunggu jemputan, peserta didik di area sekolah

  1. Screening fisik

Memastikan ketersediaan fasilitas cuci tangan pakai sabun, minimal di lokasi dimana warga sekolah masuk keluar di lingkungan sekolah

Di pintu masuk sekolah, petugas memastikan warga sekolah menggunakan masker dengan suhu normal

  1. Penerapan aturan pola sekolah baru yang mengadopsi upaya pencegahan Covid -19

Tidak saling bersentuhan dan tidak bersalaman

Membiasakan mencuci tangan

Penyediaan wastafel dan hand sanitizer di beberapa titik di sekolah

Tidak ada pedagang luar atau kantin dan siswa dapat membawa bekal sendiri dari rumah

  1. Pemasangan informasi pencegahan Covid-19

Menetapkan materi informasi, komunikasi dan edukasi terkait pencegahan penyebaran covid-19 di tempat-tempat yang mudah dilihat oleh seluruh warga satuan pendidikan dalam bentuk pamflet atau spanduk

  1. Guru karyawan atau siswa yang pulang berpergian ke luar kota dan luar negeri diberi waktu WFH atau belajar dari rumah selama 14 hari
  2. Penutupan fasilitas pendukung aktifitas sekolah

Tutup tempat bermain atau tempat berkumpul dan kantin

  1. Rutin semprot disinfektan

Menjaga kebersihan kelas, meja dan kursi belajar dengan menyemprotkan disinfektan setiap hari

  1. Disiapkan dukungan UKS dan psikologis harian di sekolah

Sekolah bekerjasama dengan Puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan secara berkala mengikuti jadwal dari Puskesmas

  1. Jadwal dan jam pelajaran KBM untuk menjaga physical distancing

Setiap kelas maksimal 20 siswa, kecuali PAUD setiap masuk terdiri dari 8 siswa

Jumlah jam mata pelajaran di bagi dua sesuai jumlah jam berdasarkan aturan kurikulum yang berlaku

Durasi tiap mata pelajaran 25 menit, kecuali PAUD berlaku normal. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: