Pria Yang Memiliki 39 Istri Dan 94 Anak Meninggal Dunia

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 16 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, India – Pria dengan 39 istri dan 94 anak yang tinggal dalam satu rumah, telah meninggal dunia di usia 76 tahun.

Dilansir dari Tribunnews.com (15/06/2021), Ziona Chana (76) sempat merasa tidak enak badan dan tidak bisa makan pada hari-hari menjelang kematiannya di sebuah rumah sakit di Aizawl, India, pada Minggu (13/6/2021), media lokal melaporkan.

Ziona Chana adalah pemimpin sekte Kristen Chana, yang mengizinkan anggota laki-lakinya berpoligami.

Chana pawl dikatakan memiliki sekitar 400 keluarga sebagai pengikutnya.

Seluruh keluarga Ziona tinggal di sebuah bangunan dengan 100 kamar, empat lantai.

Rumah itu terletak di desa terpencil Baktawng Tlangnuam.

Ziona juga memiliki 14 menantu perempuan, 33 cucu, dan satu cicit, lapor New Indian Express.

Pada 2011, Ziona dan keluarganya ditampilkan dalam 11 cerita paling aneh tahun ini dari Ripley’s Believe It or Not.

Tahun itu, Ziona menceritakan bagaimana perasaannya sebagai “anak istimewa Tuhan” dan “beruntung” karena memiliki puluhan istri dan begitu banyak orang yang harus dijaga.

Setelah kematiannya, kepala menteri wilayah itu, Zoramthanga, menulis ucapan duka di Twitter.

“Dengan berat hati, Mizoram mengucapkan selamat tinggal kepada Tuan Ziona yang diyakini sebagai kepala keluarga terbesar di dunia,” tulisnya.

“Mizoram dan desanya telah menjadi objek wisata utama di negara bagian karena keluarga.”

“Istirahatlah dengan tenang Pak!”

Ziona, yang dipanggil “Ka pa” atau “Ayah” oleh keluarganya, menikahi istri tertuanya, Zathiangi, ketika dia baru berusia 17 tahun.

Dia memiliki kamar tidur sendiri di rumah, di mana istri-istrinya akan dipanggil bergantian.

Dia pernah menceritakan bagaimana menempatkan istri yang lebih muda paling dekat dengannya di lantai yang sama dengan kamarnya.

Sementara istri yang lebih tua tinggal di kamar di lantai pertama rumah.

Para istri berbagi tempat tidur dan tinggal di kamar bersama anak-anak mereka.

Ziona adalah pemimpin turun-temurun dari sekte Chana, yang percaya bahwa suatu hari mereka akan menguasai dunia bersama Kristus.

Inspirasi nama sekte didapat dari Challian Chana, kakek Ziona.

Sekte ini memperbolehkan para pria untuk menikahi istri sebanyak yang mereka inginkan.

Rumah keluarga Ziona disebut Chhuanthar Run, yang diterjemahkan sebagai “rumah generasi baru.”

Tempat tinggalnya memiliki sekolah sendiri, taman bermain, peternakan babi dan unggas, sawah, kebun sayur yang luas, dan bengkel pertukangan.

Para wanita dalam keluarga diberi tugas untuk memberi makan keluarga.

Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyiapkan makanan karena ada begitu banyak orang yang harus diberi makan.

Pada 2011, keluarga tersebut mengatakan bahwa rutinitas memasak mereka adalah memetik 30 ekor ayam, mengupas 132 pon kentang dan memasak hingga 220 pon nasi.

Semua aktivitas memasak dilakukan di atas api yang terus menyala sepanjang hari.

Istri tertua Zathiangi, bertugas mendelegasikan tugas-tugas kepada para istri yang lain, serta anak perempuan dan menantu perempuan mereka. (Uli)

loading...